5 Strategi Syafrianto Rusli Yang Dinilai Blunder

Bombastikkabausirah.com – Berikut beberapa kejanggalan taktik dan strategi pelatih kepala Semen Padang FC, Syafrianto Rusli ketika tim kebanggaan Urang Awak dilumat Perseru Badak Lampung FC dimata netizen.

1. Memasang Lima Pemain Bertahan Di Starting XI

Padahal kita bermain dikandang sendiri dan lawan pun adalah tim yang setara dan bukan tim papan atas. Bahkan Perseru Badak Lampung FC adalah tim dengan jumlah kebobolan paling banyak sebelum pertandingan ini.

2. Memasang Afriansyah Sebagai Target Man

Afriansyah sejatinya adalah tipikal penyerang dengan mobilitas tinggi, bahkan ia bisa memerankan posisi sayap kanan maupun kiri. Namun di laga melawan Perseru Badak Lampung FC, Afriansyah dijadikan targetman sebagai penyerang tunggal, penunggu dan pemantul bola.

3. Penggantian Dedi Hartono Yang Terlalu Cepat

Penarikan atau pergantian Dedi Hartono dinilai terlalu cepat. Padahal situasi dilapangan Semen Padang FC sangat membutuhkan akselerasi individu dan kelincahannya, sebab Perseru Badak Lampung FC menumpuk hingga tujuh orang pamain di dalam kotak penalti mereka.

4. Terlambat Memasukkan Riski Novriansah

Syafrianto Rusli dinilai terlambat memasukkan Riski Novriansah. Sebab sejak masuknya Riski membuat lini pertahanan Perseru Badak Lampung FC dibuat cukup kerepotan. Namun sayang karena waktu terlalu singkat, tak cukup waktu bagi Riski untuk mencetak gol.

5. Menyimpan Pemain

Sebelumnya dikatakan jika Mario Barcia dan Syaiful Indra Cahya cidera dan belum pulih. Namun akhirnya mereka berdua dimainkan setelah Semen Padang FC tertinggal 1-2. Yang jadi pertanyaan adalah, jika mereka sudah pulih mengapa tak diturunkan sejak awal?

Sumber : infosemenpadangfc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *