5 Wasit Terbaik Indonesia Berlisensi FIFA Yang Pernah Ada

Padang- Senin (25/2) Tak banyak wasit Indonesia yang berlisensi FIFA, padahal masyarakat negeri ini begitu menggilai sepakbola. Kami mencoba menyusun daftar dari segelintir wasit yang berlisensi FIFA itu.

1. Thoriq Alkatiri

Tak ada pecinta sepakbola Indonesia yang tak mengenal nama ini, wasit kelahiran Kerawang ini muncul kepermukaan tatkala masih berusia 24 tahun di tahun 2013. Bahkan menjadi wasit termuda yang memimpin pertandingan dikasta tertinggi Liga Indonesia yang waktu itu masih bernama Indonesia Super League (ISL).

Pria lulusan Universitas Pendidikan Indonesia ini mengaku enjoy menyikapi pekerjaannya. Wasit kelahiran 19 November 1988 mendapatkan lisensi FIFA di tahun 2014, dan ditahun itu juga ia terpilih sebagai wasit terbaik ISL, serta wasit terbaik Piala Jenderal Soedirman tahun 2015.

Namun masih ada satu harapan yang belum dicapainya, yaitu memimpin pertandingan resmi FIFA.

2. Handri Kristanto

Berprofesi sebagai anggota kepolisian ia memiliki modal fisik yang bagus, ketegasan dan kedisiplinan.

Bersama Thoriq ia sempat mengikuti ujian lisensi FIFA yang diadakan di Brunei Darussalam di tahun 2014.

Handri tak langsung lulus seperti hal nya Thoriq, namun pria asal Semarang ini tak patah semangat untuk mendapatkan lisensi FIFA tersebut. Hingga ia berasil memperoleh nya.

3. Oki Dwi Putra

Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat 23 Oktober 1983 ini telah malang-melintang di bebagai kompetisi tertinggi Indonesia.

Diantara wasit yang telah memiliki lisensi FIFA saat ini, Oki-lah yang paling pertama mendapatkan lisensi FIFA, yaitu di tahun 2009. Karena rekan-rekannya baru mandapatkan lisensi itu di sekitaran 2014-2015.

Di tahun 2017 ia sempat memimpin final Piala AFF U15 yang dimenangkan Vietnam atas Thailand lewat adu pinalti.

4. Hamim Tohari

Pada tahun 2010 lalu, pria asal Lamongan ini mendapat hukuman dari komite wasit. Laga Divisi 2 yang ia pimpin berakhir ricuh kala itu.

Namun pasca dihukum Hamim langsung berbenah diri dan meningkatkan kualitasnya sampai akhirnya ia mendapatkan lisensi FIFA di tahun 2015 yang diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

5. Wicaksana Dwi Purba

Ajang Piala AFF U18 yang di selanggarakan di Myanmar menjadi berkah tersendiri badi Wicaksana Dwi Purba. Bagaiman tidak, bersama Thoriq Alkatiri ia ditunjuk memimpin beberapa laga disana.

Pria asal Kudus ini mendapatkan lisensi FIFA nya di tahun 2015. Padahal ia sendiri baru lulus dari Universitas Negeri Semarang.

Namun Dwi Purba sendiri lebih banyak memimpin pertandingan di Liga 2 Indonesia.

*dikutip dari berbagai media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *