Mantan pemain Persija Jakarta dan PSM Makassar yang kini menjadi pengamat sepak bola nasional menyoroti kekuatan Malaysia. Harimau Malaya datang dengan sejumlah wajah baru untuk menghadapi persaingan di turnamen ini.
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah mengumumkan 23 nama pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih Tan Cheng Hoe menambahkan tiga pemain naturalisasi baru, yakni Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Brad Trapp.
“Malaysia datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kekuatan yang serius. Kehadiran tiga pemain naturalisasi baru, Bergson, Hidalgo, dan Brad Trapp, menunjukkan Malaysia ingin meningkatkan kualitas dan kedalaman skuadnya, terutama dalam menghadapi persaingan di level ASEAN,” ujar Luciano, Sabtu (19/9/2026).
“Bergson bisa memberikan pengalaman dan kekuatan di lini depan, sementara Hidalgo menambah variasi serta kualitas dalam permainan menyerang. Brad Trapp juga akan membuat sektor belakang semakin kokoh,” sambungnya.
Luciano menilai keberadaan pemain naturalisasi bukan jaminan sebuah tim akan langsung meraih hasil maksimal. Adaptasi dan kemampuan pemain untuk menyatu dengan tim menjadi faktor yang sangat penting.
“Namun, naturalisasi pemain tidak otomatis menjamin hasil. Hal terpenting adalah bagaimana mereka beradaptasi dengan sistem permainan, menyatu dengan pemain lokal, dan seberapa cepat mereka bisa menyatu dengan tim,” ulasnya.
Selain ketiga pemain tersebut, Malaysia juga memiliki talenta lokal dengan pengalaman mumpuni. Luciano melihat kekuatan Harimau Malaya tidak hanya bertumpu pada amunisi naturalisasi saja.
“Malaysia juga memiliki pemain lokal yang memiliki pengalaman internasional. Jadi, menurut saya, kekuatan mereka bukan hanya pada tiga pemain naturalisasi tersebut, melainkan pada kombinasi antara pemain lokal, pemain naturalisasi, organisasi tim, dan strategi pelatih,” katanya.
Malaysia tergabung dalam Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia, Bangladesh, dan Singapura. Duel kontra Tim Garuda akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (28/9/2026) pukul 18.30 WIB.
Legenda PSM Makassar itu menyebut bahwa tim-tim di Asia Tenggara perlu memberikan perhatian lebih kepada Malaysia. Namun, kekuatan individu para pemain harus tetap diimbangi dengan permainan kolektif.
“Untuk tim-tim lain di ASEAN, Malaysia sekarang harus dipandang sebagai lawan yang semakin kompetitif,” ujar Luciano.
“Namun, di turnamen seperti ini, kualitas individu harus diterjemahkan menjadi kekuatan kolektif. Hal itulah yang akan menentukan sejauh mana Malaysia bisa bersaing,” lanjut eks pesepak bola asal Brasil tersebut.
FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan turnamen baru yang digagas oleh FIFA. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026, dengan Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah untuk Divisi Premier.
