Aksi Zanadin Fariz cukup impresif pada dua pertandingan terakhirnya. Maka, tidak heran jika gelandang berusia 22 tahun tersebut menyabet dua penghargaan dari ILeague.
Eks pemain Persis Solo itu dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik pekan kedua. Apresiasi ini diraih Zanadin Fariz usai tampil apik saat Persik mengalahkan Garudayaksa FC 2-0 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Pemilik 20 caps di berbagai level Timnas Indonesia ini juga meraih gelar Pemain Terbaik pada Derbi Jatim, yang mempertemukan Arema FC kontra Persik di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Salah satu penilaian tertinggi yang diberikan ILeague adalah gol cantik jarak jauh yang dilesakkan pemuda kelahiran Bekasi tersebut ke gawang Singo Edan pada menit keenam.
Zanadin Fariz bangga dapat berkontribusi membawa pulang satu poin dari laga sesama klub Jawa Timur yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut. Meski berstatus pemain muda, ia tidak merasa gugup saat menghadapi Singo Edan yang merupakan musuh bebuyutan Macan Putih.
Ia tampil luar biasa dalam menjaga ritme permainan dan menjadi motor serangan bersama Bayu Otto, Eduardo Barbosa, dan Imanol Garcia di lini tengah. Zanadin pun bersyukur dapat membantu Persik meraih poin berharga dari laga tandang penuh gengsi tersebut.
“Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan satu poin di laga away. Kami bermain sangat bagus pada pertandingan itu. Namun, sayangnya kami tidak dapat meraih tiga poin. Pertandingan sangat ketat dan tidak mudah bermain di kandang Arema FC,” katanya.
Zanadin Fariz juga mengungkapkan sosok yang berjasa membantunya tampil bagus bersama Persik di awal musim ini. “Jujur, saya bisa bermain bagus berkat teman-teman. Dorongan semangat dan dukungan mereka kepada saya sebagai pemain muda sungguh luar biasa. Perhatian itu membangkitkan motivasi dan saya merasa nyaman di lapangan,” tutur pemain berusia 22 tahun tersebut.
Tak lupa, ia berterima kasih kepada pemilik klub, Arthur Irawan, dan tim pelatih yang telah memberikan kepercayaan serta menit bermain. Selama tiga pertandingan awal musim ini, Zanadin Fariz menjadi pilihan utama pelatih Marcos Reina untuk mengisi starting XI Persik.
