Pelatih Persijap Ogah Cari-Cari Alasan seusai Dibekuk Persib: Kesalahan Fatal Bikin Bertekuk Lutut

Pelatih Persijap enggan mencari-cari alasan setelah tim asuhannya menelan kekalahan dalam duel pekan ke-3. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Minggu (20/9/2026) malam, Persijap yang tampil di hadapan pendukung sendiri harus kehilangan poin seusai tumbang 1-2 dari Persib.

Bagi Mario Lemos, duel kali ini sebetulnya berjalan menarik. “Dari segi sepak bola, ini adalah laga yang bagus di mana kedua tim sama-sama berusaha keras untuk menang. Saya rasa kami telah melakukan yang terbaik,” kata Mario Lemos dalam konferensi pers seusai laga.

“Akan tetapi, tentu saja ketika Anda bermain melawan tim seperti Persib Bandung, sang juara tiga kali, satu kesalahan saja akan membuat mereka menghukum Anda, dan itulah kenyataannya,” imbuhnya.

Selain itu, Mario mengakui laga kali ini memberikan pelajaran yang amat berharga bagi anak asuhnya. Laskar Kalinyamat harus mampu menampilkan permainan terbaik jika ingin mengatasi perlawanan tim sekelas Persib.

“Saya pikir pada babak kedua, saat kami dalam posisi tertinggal, mereka tentu mengandalkan serangan balik, tetapi sebelum itu, pertandingan ini menjadi sebuah pelajaran berharga bagi kami,” ujar pelatih asal Portugal itu.

“Untuk menaklukkan tim seperti ini, kami harus menampilkan permainan sepak bola terbaik kami dan tidak boleh melakukan kesalahan di kedua sisi lapangan, baik di kotak penalti kami sendiri maupun di kotak penalti lawan,” lanjutnya.

Mario juga tidak ingin menggunakan waktu singkat yang diberikan manajemen sebagai alasan. Ia akan berusaha keras untuk meraih hasil terbaik, meskipun waktu yang tersedia untuk bekerja sangat terbatas.

“Anda tahu, tidak ada alasan. Entah mereka memberi saya waktu satu hari, dua hari, atau 25 hari, saya selalu berusaha untuk memenangkan pertandingan. Inilah yang saya sampaikan kepada para pemain Persijap serta semua orang,” ujarnya.

“Bahwa kami akan berjuang untuk menang. Diberi waktu dua hari atau 15 hari pun, saya tidak suka mencari-cari alasan. Di setiap pertandingan yang kami jalani, kami akan berusaha untuk menang dan menjaga mentalitas tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, gelandang Persijap, Rakhmatsho Rakhmatzoda, merasa timnya sudah bermain lebih baik dibandingkan dua laga sebelumnya. Ia menilai timnya layak mendapatkan hasil yang lebih baik, minimal seri.

“Saya rasa kami telah bermain sebaik mungkin, dan permainan kami terus membaik di setiap laganya. Pertandingan ini seharusnya berakhir imbang, tetapi inilah sepak bola,” ujar Rakhmatsho Rakhmatzoda.

“Terkadang kita kalah, menang, atau seri. Saya yakin kami akan terus berkembang dan kini kami mengalihkan fokus untuk pertandingan berikutnya,” lanjut pemain yang mengoleksi empat caps untuk Timnas Tajikistan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *