Paes meminta rekan-rekannya untuk tetap serius menghadapi persaingan di Grup A. Menurutnya, setiap pertandingan yang akan dijalani skuad Garuda membutuhkan konsentrasi penuh sejak menit awal hingga peluit akhir dibunyikan.
Paes menilai tidak ada pertandingan yang bisa dianggap mudah. Meski Indonesia berstatus sebagai salah satu tim yang diperhitungkan di turnamen tersebut, kiper berusia 28 tahun itu mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena dan tetap menghormati setiap lawan yang dihadapi.
Bagi Paes, persiapan yang maksimal menjadi salah satu kunci untuk menjaga konsistensi permainan Indonesia sepanjang fase grup. Terlebih, jadwal pertandingan yang cukup padat menuntut para pemain untuk mampu menjaga fokus dan kondisi mereka.
“Kami memang akan menghadapi lawan-lawan yang kuat. Karena itu, kami membutuhkan dukungan fans sejak menit pertama hingga menit ke-90,” ujar Paes.
Timnas Indonesia dijadwalkan membuka kiprah di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Singapura pada 25 September 2026. Tiga hari berselang, skuad Garuda akan kembali beraksi menghadapi Malaysia pada 28 September.
Setelah itu, Indonesia akan menutup rangkaian pertandingan fase grup dengan menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober 2026. Tiga pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengamankan posisi terbaik di Grup A sekaligus menjaga peluang melangkah lebih jauh di turnamen.
Dengan semakin banyaknya pemain yang telah berkumpul dalam pemusatan latihan, pelatih John Herdman memiliki waktu untuk mematangkan berbagai aspek sebelum pertandingan perdana. Selain strategi dan taktik, Herdman juga perlu membangun chemistry antarpemain agar tim mampu tampil lebih solid ketika menghadapi Singapura.
