Manajemen tidak ingin memanfaatkan momen FIFA matchday untuk mengistirahatkan para pemain terlalu lama. Hal ini dikarenakan sederet laga berat menanti di depan mata dan wajib dimenangkan oleh tim.
Sebagaimana diketahui, PSSI untuk sementara meliburkan kompetisi karena Timnas Indonesia akan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026, mulai 21 September hingga 5 Oktober 2026. Ajang ini merupakan perhelatan akbar pertama FIFA di kawasan Asia Tenggara, dengan Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah.
Pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Tim asuhan John Herdman yang masuk dalam kategori Divisi 1 (Premier Division) berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara itu, Grup B diisi oleh Vietnam, Thailand, Filipina, serta Pakistan.
Untuk Divisi 2 (Challenge Division), FIFA menunjuk Hong Kong sebagai tuan rumah. Di Grup A, selain Hong Kong, terdapat Myanmar dan Brunei Darussalam. Sedangkan di Grup B, terdapat Kamboja, Laos, dan Timor-Leste.
Media Officer Garudayaksa FC, Yudianto Nugroho, mengatakan bahwa manajemen hanya meliburkan pemain hingga Kamis (24-9-2026). “Sekarang masih libur. Hari Kamis lusa mulai latihan lagi,” kata Yudianto Nugroho, Selasa (22-9-2026).
Garudayaksa FC harus segera mempersiapkan diri mengingat pada 10 Oktober, tim asuhan Milos Joksic tersebut akan menantang Persita Tangerang di Banten International Stadium (BIS), Serang. Persita saat ini sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi menyusul catatan tiga laga terakhir tanpa kekalahan.
Persita mencatatkan hasil imbang 1-1 saat melawan PSIM Yogyakarta, menang 3-2 atas Java United FC, dan pada laga terakhir, tim asuhan Carlos Pena tersebut bertanding imbang 2-2 melawan PSM Makassar.
Mengingat beratnya laga yang akan dihadapi, manajemen berharap persiapan tim berjuluk Spirit of Garuda ini jauh lebih maksimal dibandingkan laga-laga sebelumnya. Sejauh ini, Garudayaksa FC memang belum pernah meraih kemenangan.
Tim promosi ini baru mengemas dua hasil imbang (1-1 vs Java United dan 1-1 vs Persebaya Surabaya) serta sekali kalah (0-2 vs Persik Kediri). Oleh karena itu, melawan Persita menjadi pembuktian bagi Garudayaksa FC untuk meraih kemenangan pertama mereka di kasta teratas Indonesia musim ini.
Milos Joksic mengatakan bahwa ia masih terus membangun skuad terbaiknya, terutama untuk komposisi starting XI. Juru taktik asal Serbia yang lama berkarier di Liga Thailand tersebut mengaku bahwa mesin perangnya belum sepenuhnya diisi oleh kekuatan yang sesungguhnya.
Hal ini dikarenakan sebagian besar amunisi yang ada saat ini, termasuk pemain asing, merupakan wajah-wajah baru dan beberapa di antaranya bahkan baru saja bergabung. “Tim ini sedang dibangun. Kami tim yang belum sepenuhnya punya kekuatan penuh. Kami masih memiliki pemain tambahan yang akan datang untuk bermain di sebelas pertama,” kata Milos Joksic, yang musim lalu menukangi Uthai Thani di Thailand.
