BRI Super League: Hattrick Kekalahan Bikin PSS Down, Pieter Huistra Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi

PSS belum mampu meraih poin pada tiga pertandingan awal. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu menelan tiga kekalahan beruntun. Ketiga hasil negatif tersebut didapat saat mereka takluk 1-2 dari Bali United, 1-3 dari Madura United, dan 1-2 dari Dewa United.

Saat ini, PSS berada di posisi ke-15 klasemen sementara tanpa poin. Sejauh ini, mereka baru mencetak tiga gol melalui aksi Matheus Fornazari, Melvyn Lorenzen, dan Christophe Nduwarugira. Sementara itu, gawang Super Elang Jawa sudah kebobolan tujuh gol.

Pelatih PSS, Pieter Huistra, menyadari bahwa situasi tersebut turut memengaruhi kondisi mental para pemain. Namun, ia menilai timnya tetap mampu bersaing saat menghadapi tiga lawan pertama tersebut.

“Kondisi tim setelah pramusim dan tiga laga awal, kami belum mendapatkan poin sama sekali. Secara mental, tim memang sedikit down. Tapi, di sisi lain, kami sudah menghadapi tiga tim yang bagus dan kami tetap bisa bersaing di pertandingan-pertandingan itu,” ujar Huistra.

Setelah melakoni tiga laga, PSS kini memiliki waktu sekitar tiga pekan untuk melakukan evaluasi sekaligus mempersiapkan diri. Kompetisi saat ini sedang memasuki masa jeda karena agenda FIFA Matchday.

“Sekarang yang penting adalah pemain-pemain yang sempat cedera, absen, atau yang baru bergabung terlambat saat pramusim. Kami punya waktu dua setengah minggu untuk membuat mereka pulih dan benar-benar memahami cara tim ini bermain,” kata Huistra.

Pada jeda FIFA Matchday ini, PSS hanya kehilangan satu pemain, yakni Christophe Nduwarugira. Ia bergabung dengan Timnas Burundi untuk berlaga di Kualifikasi Africa Cup of Nations (AFCON) 2027.

“Saat ini kami punya satu pemain internasional untuk Burundi, yaitu Christophe. Dia sedang pergi membela tim nasional dan akan memainkan tiga pertandingan, jadi dia akan absen selama jeda internasional,” jelas Huistra.

“Frederic Injai baru menjalani operasi. Dia sekarang berada di jalur pemulihan yang tepat dan semoga pada bulan November sudah bisa kembali bergabung dengan kami,” lanjutnya.

Jeda kompetisi ini juga menjadi momentum bagi PSS untuk menyatukan skuad. Sejumlah pemain mengalami kondisi berbeda, termasuk mereka yang baru direkrut pada musim ini.

“Lalu, ada pemain baru seperti Isfandyar dan Markus. Ini juga periode penting bagi mereka untuk mengenal tim, membiasakan diri dengan latihan yang kami lakukan, dan beradaptasi dengan rekan setim,” tutur Huistra.

“Bagi saya, yang paling penting sekarang adalah agar para pemain lebih sering bermain bersama. Jadi mereka bisa saling mengenal dan saling menyesuaikan. Itu berlaku untuk semua orang,” tambahnya.

“Kami juga akan mencoba menempatkan pemain di posisi yang berbeda. Ini adalah kesempatan bagus untuk mencoba pemain di posisi berbeda atau mencoba kombinasi pemain yang berbeda. Jadi itu yang menjadi fokus utama kami sekarang,” imbuh Huistra.

Cleberson dkk. akan bertanding lagi pada 11 Oktober 2026. Pada pekan keempat, Laskar Sembada dijadwalkan menjamu PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *