Filipina akan menghadapi Vietnam pada laga Grup B di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (26/9/2026) malam pukul 19.30 WIB.
Pelatih Timnas Filipina, Carles Cuadrat, menegaskan bahwa timnya datang dengan persiapan matang untuk menghadapi Vietnam. Meski menyadari kekuatan lawan, Cuadrat memastikan tim besutannya tidak akan bermain bertahan dan berharap bisa mencuri poin.
Menurutnya, pertandingan melawan Vietnam menjadi kesempatan berharga untuk menguji kekuatan terbaik tim setelah cukup lama tidak dapat mengumpulkan seluruh pemain terbaiknya.
“Kami sangat senang berada di sini dan bertanding dalam kompetisi yang penting. Ini adalah turnamen FIFA terbaik di kawasan ini, jadi ini merupakan ujian yang sangat bagus bagi kami,” tegas Carles Cuadrat di Si Jalak Harupat, Jumat (25/9/2026).
Meski demikian, Cuadrat memastikan persiapan pasukannya sudah berjalan dengan baik. Salah satu faktor yang membuatnya optimistis adalah seluruh pemain terbaiknya sudah dapat bergabung.
“Jadi, sekarang kami sangat antusias untuk melihat performa pemain-pemain terbaik kami yang mencoba meraih hasil melawan Vietnam, tim yang sangat kuat,” ujarnya.
Melihat kekuatan Vietnam yang diracik oleh Kim Sang-sik, ia mengakui bahwa tim berjulukan The Golden Star Warriors tersebut merupakan salah satu kekuatan utama di kawasan Asia Tenggara.
“Kami sangat menghormati Vietnam karena kami tahu bahwa mereka adalah juara di turnamen-turnamen terakhir di kawasan ini,” imbuh Cuadrat.
Pelatih asal Spanyol itu mengatakan bahwa timnya telah melakukan analisis terhadap permainan Vietnam. Ia bahkan sudah mempelajari rekaman pertandingan serta mengamati sejumlah pemain baru yang masuk ke dalam skuad Vietnam.
“Kami tahu ada banyak pemain bagus dan mereka juga mendatangkan beberapa pemain baru,” tuturnya.
“Pelatih mereka juga telah melakukan pekerjaan yang hebat. Saya bisa melihat dalam beberapa tahun terakhir apa yang dia lakukan untuk tim. Jadi, sekali lagi, rasa hormat yang besar untuknya,” tambah Cuadrat.
Namun, untuk pertandingan ini, Cuadrat mengakui Filipina harus kehilangan dua pemain penting, yakni Gerrit Holtmann dan Obermair yang bermain di Jerman. Keduanya tidak dapat bergabung dengan skuad The Azkals—julukan Timnas Filipina—untuk pertandingan kali ini.
“Tapi pemain kami lainnya sangat siap. Kami melihat ada momen-momen dalam pertandingan di mana kami bisa tampil lebih unggul,” katanya.
“Jika kami memanfaatkannya, mencetak gol, dan mendapatkan apa yang kami inginkan selama pertandingan, mungkin kami bisa mengincar poin tersebut,” pungkas Cuadrat.
