Luke Vickery mencatat debut bersejarah. Untuk pertama kalinya, ia mendapat kesempatan bermain saat skuad Garuda mengalahkan Singapura pada laga pertama Grup A Premier Division.
Vickery tampil sebagai starter dalam laga kontra Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB. Pemain berusia 20 tahun itu tampil impresif dalam tugasnya sebagai penyerang sayap kanan.
Debutnya berjalan manis dengan memberikan assist untuk gol yang dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-15. Pergerakan gesit Vickery dari sisi kanan menghasilkan umpan silang ke kotak penalti, yang kemudian diselesaikan Ragnar untuk mengoyak jala gawang Singapura.
Setelahnya, Vickery terus menebar ancaman melalui tusukan dan umpan silang dari sisi kanan. Ia bermain selama 78 menit sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Rizky Ridho.
Kehadiran Luke Vickery semakin menambah kedalaman dan variasi lini depan Timnas Indonesia. Dalam wawancara sesaat setelah pertandingan, ia mengaku sangat bangga akhirnya bisa menjalani debut bersejarah membela Timnas Indonesia.
“Tentu sangat bangga bisa melakoni debut yang sudah lama ditunggu-tunggu. Akhirnya saya ikut bermain, dan membantu memenangkan pertandingan,” tutur pemain klub Macarthur di kompetisi sepak bola Australia tersebut.
Luke Vickery semakin menambah kedalaman skuad John Herdman, khususnya untuk memberikan opsi alternatif dalam sistem penyerangan sisi kanan. Kepiawaiannya dalam menyisir sisi kanan dan akurasi umpan silangnya menjadi nilai plus.
Selanjutnya, Timnas Indonesia akan bertemu musuh bebuyutan sekaligus rival terberat di Grup A, yakni Malaysia. Kemenangan tentu kembali menjadi target utama, apalagi Malaysia sedang di atas angin setelah mengamankan kemenangan 3-0 atas Bangladesh di pertandingan pertama.
“Selanjutnya fokus untuk laga berikutnya melawan Malaysia. Tentu saya harus memberikan kontribusi lebih. Masih ada hal yang perlu dikembangkan lagi, baik secara individu maupun secara tim,” tandas Luke Vickery.
