Ragnar Oratmangoen menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian dalam kemenangan 2-0 atas Singapura pada laga perdana Grup A. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (25/9/2026) malam WIB, Timnas Indonesia unggul lewat aksi Ragnar Oratmangoen pada menit ke-15 dan eksekusi penalti Ole Romeny (74′).
Pengamat sepak bola nasional, Luciano Leandro, memberikan penilaian terhadap performa skuad Garuda dalam laga tersebut. Salah satu pemain yang mendapat sorotan ialah Ragnar Oratmangoen.
“Untuk pemain paling oke, saya memilih Ragnar Oratmangoen. Bukan hanya karena mencetak gol, tetapi Ragnar aktif mencari ruang, memberikan ancaman di lini depan, dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik,” ujar Luciano, Sabtu (26/9/2026).
“Ragnar juga terlihat punya koneksi yang bagus dengan pemain di sekitarnya,” sambung legenda PSM Makassar tersebut.
Meski menang, permainan Timnas Indonesia belum sepenuhnya dominan. Berdasarkan data, penguasaan bola skuad Garuda hanya mencapai 47 persen, sedangkan Singapura 53 persen.
Namun, Indonesia menciptakan lebih banyak peluang. Tim Merah-Putih melepaskan 17 tembakan dengan dua di antaranya tepat sasaran, sedangkan Singapura hanya membuat empat tembakan dan satu shots on target.
Di sisi lain, Luciano enggan menunjuk satu pemain sebagai sosok dengan performa paling buruk. Baginya, kemenangan atas Singapura menjadi gambaran bahwa penampilan Timnas Indonesia masih berada di jalur positif.
“Untuk pemain yang performanya masih bisa ditingkatkan, saya tidak ingin menyebut satu pemain sebagai yang paling buruk karena secara keseluruhan Indonesia bermain cukup baik dan meraih kemenangan,” katanya.
Perhatian justru diarahkan kepada efektivitas permainan di lini depan. Timnas Indonesia perlu lebih cermat ketika memasuki area pertahanan lawan agar peluang yang tercipta bisa dikonversi menjadi gol.
“Menurut saya, yang perlu menjadi perhatian adalah efektivitas lini depan secara kolektif. Indonesia harus lebih tenang dalam mengambil keputusan di sepertiga akhir dan lebih tajam ketika mendapatkan peluang. Melawan Malaysia, level kesalahan kecil akan lebih menentukan,” pesan Luciano.
Timnas Indonesia kini mengoleksi tiga poin dan menempel Malaysia di puncak klasemen sementara Grup A. Harimau Malaya unggul selisih gol karena menang 3-0 atas Bangladesh.
Armada John Herdman selanjutnya akan menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Duel tersebut kembali digelar di SUGBK, Senin (28/9/2026) malam WIB.
