Memasuki Tahun Kedua, Akademi PSIM Siap Tempur di Elite Pro Academy 2026/2027

PSIM siap berlaga di EPA 2026/2027. Kompetisi pembinaan usia muda tersebut menjadi panggung bagi Laskar Mataram untuk melanjutkan program akademi tim. PSIM telah membentuk tim EPA sejak musim lalu sebagai salah satu syarat untuk tampil di kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia.

Tahun ini, Laskar Mataram kembali berpartisipasi dengan menurunkan tiga kelompok umur, yakni U-20, U-18, dan U-16. Persiapan menuju musim baru pun telah rampung. PSIM menyelesaikan proses seleksi di semua kelompok umur sejak awal September, dan kini masing-masing level usia memiliki 30 pemain.

Direktur Akademi PSIM, Erwan Hendarwanto, menyebutkan bahwa proses seleksi musim ini tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, tim pelatih tetap melakukan penyaringan secara objektif untuk mendapatkan pemain terbaik.

“Proses seleksinya hampir sama dengan musim lalu. Data yang kami pakai berasal dari pemantauan terhadap kompetisi Soeratin yang ada di DIY. Masing-masing kelompok umur kami pantau, lalu yang terbaik dikumpulkan,” ujar Erwan.

Selain memantau kompetisi Soeratin, PSIM juga membuka jalur rekomendasi pelatih. Tujuannya adalah untuk menjaring pemain dari luar DIY serta mencari talenta pada posisi tertentu yang dibutuhkan.

“Pemain rekomendasi pelatih ada sekitar 15 sampai 20 orang per kelompok umur, dan cukup banyak yang terseleksi,” kata Erwan.

Pada tahap awal, sekitar 90 hingga 100 pemain dipantau. Mereka kemudian mengikuti proses seleksi secara bertahap hingga akhirnya terpilih 30 nama untuk masing-masing kelompok umur.

Komposisi tim U-18 juga tidak mengalami banyak perubahan. Sebagian besar pemain merupakan bagian dari skuad U-16 Laskar Mataram pada musim sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari performa impresif tim U-16 pada musim lalu.

Oleh karena itu, PSIM memilih untuk mempertahankan mayoritas pemain tersebut untuk naik ke level U-18. Setelah seleksi selesai, akhir pekan lalu Laskar Mataram menggelar penandatanganan perjanjian bagi pemain akademi EPA U-20, U-18, dan U-16 di Monumen PSSI, Baciro, Yogyakarta.

Terdapat dua jenis perjanjian, yaitu meliputi pembinaan pemain dan kontrak amatir. Dengan rampungnya seluruh tahapan tersebut, akademi PSIM semakin mantap menyambut musim kedua mereka di EPA.

EPA merupakan sistem kompetisi sepak bola kelompok usia yang dikelola PSSI. Ajang ini pertama kali diperkenalkan pada 2018 untuk U-16, sebelum U-18 dan U-20 turut digulirkan mulai 2019.

Memasuki musim 2026/2027, PSIM kembali membawa tiga kelompok umur untuk bersaing di EPA One. Kompetisi tersebut dijadwalkan mulai bergulir pada awal Oktober mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *