Awas! Pengamat Prediksi Duel Kontra Timnas Indonesia Bakal Jadi Puncak Performa Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Raja Isa kembali mengingatkan menjelang laga penutup fase Grup A yang akan berlangsung di SUGBK Jakarta pada Kamis (1-10-2026) malam. Menurut pengamat sepak bola Indonesia asal Malaysia tersebut, performa Timnas Bangladesh terus meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Setelah dipermak Malaysia dengan skor 0-3, Bangladesh hanya kalah tipis 0-1 dari Singapura. Kendati belum mencetak gol, jumlah kemasukan yang terus menurun menjadi bukti bahwa Bangladesh bukan lawan yang mudah untuk ditaklukkan Tim Garuda.

“Bangladesh datang ke Indonesia dengan materi pemain muda. Mereka sedang membangun kekuatan baru di bawah asuhan Thomas Dooley. Tapi, progres Bangladesh cukup bagus di FIFA ASEAN Cup ini,” kata Raja Isa.

Raja Isa, yang pernah melatih klub Liga Super Bangladesh, Muktijoddha Sangsad KC, pada 2020-2023, cukup mengenal sepak bola negara di Asia Selatan tersebut. Bangladesh menempati urutan pertama sebagai skuad termuda di FIFA ASEAN Cup edisi perdana kali ini dengan rata-rata usia 25,7 tahun, disusul Pakistan dengan usia 25,9 tahun.

“Dengan materi pemain muda dan harus menghadapi Indonesia, Malaysia, serta Singapura, saya kira wajar jika Bangladesh kalah bersaing di Grup A. Tapi, ini adalah konsekuensi bagi negara yang sedang membentuk tim baru untuk jangka panjang,” jelasnya.

Kendati begitu, pelatih yang selama 17 tahun berkarier di sepak bola Indonesia tersebut memprediksi Bangladesh tidak akan menyerah begitu saja saat menghadapi Kevin Diks dkk.

“Kekuatan Timnas Indonesia dan Bangladesh sangat timpang. Tapi, bukan jaminan Indonesia mudah mengalahkan Bangladesh. Saya kira mereka akan makin termotivasi di pertandingan nanti. Jika Timnas Indonesia tidak hati-hati, Bangladesh bisa menjadi batu sandungan,” ucapnya.

Raja Isa, yang memiliki darah keturunan Bugis, juga menyebut sosok Thomas Dooley sangat paham kultur sepak bola Asia Tenggara. Apalagi saat melatih Filipina, Dooley pernah mengalahkan Indonesia di Piala AFF maupun dalam laga uji coba.

“Faktor Thomas Dooley juga bisa menyulitkan Timnas Indonesia. Dengan rekor pernah mengalahkan Timnas Indonesia, dia pasti termotivasi untuk mengulang prestasi tersebut,” tambahnya.

Raja Isa juga menyebut beban anak asuh John Herdman di laga nanti akan lebih berat. Timnas Indonesia tidak cukup hanya menang, tetapi jumlah gol juga akan menjadi penentu untuk lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

“Agregat gol Timnas Indonesia masih di bawah Malaysia. Kalau saya tidak salah, Timnas Indonesia harus menang dengan selisih lebih dari dua gol. Jadi, para pemain harus tetap bekerja keras dan jangan merasa mudah untuk mencetak banyak gol,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *