Timnas Indonesia melaju ke final setelah menang 9-2 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Hasil ini sekaligus mengubur mimpi Malaysia untuk tampil di partai puncak melawan Thailand.
Kemenangan besar tersebut menempatkan Timnas Indonesia sebagai pemuncak Grup A berbekal keunggulan selisih gol atas Malaysia. Di laga lainnya, Malaysia berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 6-0.
Kelolosan ke final ditentukan oleh dua gol di masa injury time yang dicetak oleh Kevin Diks dan Mitchell Baker. Kedua gol tersebut memastikan Skuad Garuda tetap unggul dalam selisih gol.
Drama memuncak karena hingga menit 90+1, Timnas Indonesia masih memimpin dengan skor 7-2. Setelah Bangladesh mencetak gol keduanya, Garuda membutuhkan dua gol tambahan dalam sisa waktu yang sangat tipis. Jika tambahan dua gol tidak hadir, Malaysia yang akan melaju ke final.
Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, yang turut mencetak satu gol ke gawang Bangladesh pada menit ke-45, menyebut duel tersebut benar-benar di luar kebiasaan. Ia menilai partai Timnas Indonesia vs Bangladesh adalah pertandingan tergila dalam perjalanan kariernya.
“Saya rasa semua orang bisa melihatnya, ya, itu pertandingan yang luar biasa. Menurut saya, target kami adalah menang dengan selisih empat gol, tapi pada akhirnya, itu belum cukup. Kami harus mencetak banyak gol di detik-detik terakhir, dan jika melihat mentalitas tim ini… sungguh luar biasa,” kata Hubner kepada wartawan di mixzone.
“Menurut saya, ini pertandingan paling gila yang pernah saya jalani seumur hidup. Kami berada di bawah tekanan besar. Tim ini selalu menghadapi tekanan berat di sini—jadi jika kami bisa mewujudkan ini demi para penggemar dan demi negara, itulah hal terbaik yang bisa kami lakukan,” sambung Hubner.
Timnas Indonesia kini bersiap untuk laga final FIFA ASEAN Cup 2026 pada Senin, 5 Oktober 2026. Lawan yang menanti di partai puncak adalah Thailand, penguasa Grup B.
Justin Hubner berharap laga final nanti membuat GBK terisi penuh, berbeda dengan duel kontra Bangladesh yang hanya dihadiri sekitar 33.000 penonton. Ia menekankan bahwa dukungan penuh dari tribun sangat penting bagi tim.
“Ya, sejujurnya, saya berharap stadion akan penuh. Bukan berarti penonton akan berjumlah 30.000 hanya karena kita melawan Bangladesh—dengan segala hormat. Saya berharap stadion penuh. Entah kita melawan Bangladesh, Argentina, Brasil, atau siapa pun, saya berharap stadion penuh,” tegas Justin Hubner.
