Borneo FC kembali mendapatkan dukungan dari Pupuk Kaltim untuk menghadapi musim 2026/2027. Kerja sama antara kedua pihak tersebut kini memasuki tahun kelima. Dukungan ini merupakan bagian dari kolaborasi yang telah berjalan selama beberapa musim terakhir.
Sepak bola dan pembinaan generasi muda menjadi fokus utama dalam kerja sama tersebut. Direktur Utama Borneo FC, Ponaryo Astaman, menyambut baik keberlanjutan dukungan Pupuk Kaltim yang kini memasuki tahun kelima.
Menurut Ponaryo, dukungan tersebut memiliki arti besar bagi klub dalam menjalani kompetisi sekaligus menjalankan program pembinaan. “Borneo FC mengapresiasi keberlanjutan dukungan dari Pupuk Kaltim yang telah memasuki tahun kelima,” terang Ponaryo.
“Kami memiliki semangat yang sama untuk memajukan sepak bola Indonesia dan pembinaan talenta muda ke depan,” imbuhnya.
Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Maslani, mengatakan bahwa keberlanjutan kerja sama ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat. Menurutnya, dukungan tidak hanya diberikan pada bidang ketahanan pangan dan industri, tetapi juga pada bidang olahraga.
“Olahraga, khususnya sepak bola, merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat sekaligus ruang untuk membangun semangat, prestasi, dan karakter generasi muda. Karena itu, kami melihat dukungan kepada Borneo FC sebagai salah satu bentuk kontribusi Pupuk Kaltim bagi perkembangan olahraga nasional,” ujar Maslani.
Kelanjutan kerja sama tersebut juga tidak terlepas dari pencapaian gemilang Borneo FC pada musim 2025/2026. Pesut Etam berhasil mengakhiri BRI Super League sebagai runner-up sekaligus menjadi tim paling produktif dengan torehan 74 gol.
Hasil tersebut turut mengantarkan Borneo FC ke turnamen antarklub Asia pada musim 2026/2027. Pesut Etam dijadwalkan akan berkiprah di AFC Challenge League, ASEAN Club Championship, serta League Cup.
“Kami melihat perkembangan Borneo FC dan capaian yang diraih dalam kompetisi nasional sebagai salah satu alasan penting bagi Pupuk Kaltim untuk melanjutkan dukungan ini,” ucap Maslani.
“Borneo FC tidak hanya menunjukkan performa yang apik, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tampil di level regional. Kami berharap dukungan ini dapat ikut mendorong prestasi Borneo FC sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan sepak bola Indonesia,” tutur Maslani.
Selain pencapaian di lapangan, pembinaan pemain muda menjadi salah satu perhatian dalam keberlanjutan kolaborasi tersebut. Fokus ini dinilai sejalan dengan perhatian Pupuk Kaltim terhadap pengembangan generasi muda, terutama di Kalimantan Timur sebagai wilayah tempat perusahaan tumbuh dan beroperasi.
Kolaborasi Pupuk Kaltim dan Borneo FC ke depan juga berpotensi mencakup berbagai kegiatan yang memberikan kesempatan kepada anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan kemampuan melalui olahraga. Kalimantan Timur dan Bontang menjadi wilayah yang turut menjadi perhatian dalam upaya tersebut.
“Pembinaan talenta muda menjadi bagian penting dari keberlanjutan ekosistem sepak bola nasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda, khususnya Kalimantan Timur dan Bontang, untuk mengembangkan kemampuan dan masa depan mereka melalui sepak bola,” imbuh Maslani.
