Gianni Infantino Bakal Hadir di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Puji Opening Ceremony di GBK

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa Presiden FIFA, Gianni Infantino, akan datang ke Indonesia untuk menghadiri rangkaian kegiatan, termasuk menyaksikan langsung partai final yang mempertemukan Indonesia dengan Thailand. Gianni Infantino dijadwalkan tiba di Indonesia pada sore hari, 4 Oktober 2026. Kehadiran orang nomor satu di FIFA tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam penyelenggaraan turnamen yang digelar di Indonesia.

Erick mengatakan kedatangan Presiden FIFA tidak hanya untuk menyaksikan pertandingan final. Infantino juga akan mengikuti sejumlah agenda, termasuk melihat fasilitas yang merupakan kontribusi FIFA untuk sepak bola Indonesia. “Alhamdulillah, Presiden FIFA akan datang tanggal 4 sore. Lalu tanggal 5 ada kegiatan,” kata Erick Thohir.

Salah satu agenda tersebut adalah mengunjungi fasilitas FIFA Arena. Erick menjelaskan bahwa FIFA telah memberikan kontribusi berupa dua lapangan mini pitch untuk Indonesia, yang salah satunya direncanakan akan dibangun di Jawa Barat pada tahun ini. “FIFA memberikan kontribusi dua FIFA Arena, yaitu lapangan mini pitch, yang rencananya tahun ini juga nanti ada di Jawa Barat. Akan kita cari titiknya,” ujar Erick.

Selain meninjau fasilitas tersebut, Infantino juga dijadwalkan mengikuti sejumlah kegiatan sosial dan bertemu Presiden Republik Indonesia. Setelah itu, Presiden FIFA akan hadir pada acara penutupan FIFA ASEAN Cup 2026. “Beliau ingin melihat fasilitas yang sudah diberikan FIFA ke Indonesia. Sekalian ada beberapa kegiatan sosial. Nanti juga akan bertemu Bapak Presiden dan tentu hadir di penutupan,” tutur Erick.

Erick juga menanggapi respons positif masyarakat terhadap opening ceremony FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, pembukaan turnamen menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kekayaan budaya sekaligus kapasitas sebagai tuan rumah kepada dunia. “Opening kita ingin memperlihatkan kepada FIFA, kepada seluruh masyarakat dunia, Asia Tenggara, bahwa kita punya kultur yang luar biasa,” kata Erick.

Ia menambahkan bahwa Indonesia juga memiliki sejumlah ikon dan figur yang telah dikenal di tingkat internasional. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memperlihatkan karakter Indonesia sebagai tuan rumah. “Kita juga punya ikon dan figur yang mendunia. Kita juga memperlihatkan bahwa kita tuan rumah yang baik,” imbuhnya.

Erick menyebut opening ceremony tersebut mendapat respons yang sangat positif dan bahkan menjadi viral. Ia berharap momentum tersebut bisa terus berlanjut hingga seluruh rangkaian turnamen berakhir. “Opening saya rasa sangat viral, sangat diapresiasi. Saya rasa ini hal yang bagus,” ungkap Erick.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *