Mengulas Statistik Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026: Ukir Tiga Catatan Dominan di Fase Grup!

Timnas Indonesia mencatatkan sejumlah capaian statistik yang impresif saat berhasil keluar sebagai juara Grup A untuk melaju ke final. Skuad Garuda mengukir beberapa rekor yang dominan dibandingkan seluruh kontestan lainnya.

Keberhasilan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 ini diraih setelah melumpuhkan Bangladesh dengan skor 9-2 pada partai terakhir. Hasil tersebut membuat skuad Garuda menempati puncak klasemen Grup A mengungguli Malaysia.

Anak asuh John Herdman sukses unggul dalam produktivitas gol setelah sama-sama mendapatkan tujuh poin dengan selisih gol yang seimbang (+9). Untuk pertandingan final, skuad Garuda akan menghadapi Thailand yang lolos sebagai juara Grup B.

Dari segi statistik, Timnas Indonesia memiliki beberapa keunggulan ketimbang Thailand selama melewati tiga pertandingan di fase penyisihan FIFA ASEAN Cup 2026. Berikut ulasan selengkapnya dari Bola.com.

Timnas Indonesia berhasil mengukir catatan istimewa menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Sepanjang babak penyisihan, Kevin Diks dan kawan-kawan belum pernah tersentuh kekalahan.

Dari tiga laga, Timnas Indonesia menghasilkan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Hasil ini hanya bisa disamai oleh pesaing mereka di Grup A, yakni Malaysia, namun skuad Garuda akhirnya lebih unggul karena produktivitas gol.

Sementara itu, Thailand tidak mampu menjaga catatan positifnya tetap sempurna. Setelah menang dalam dua laga beruntun dan langsung lolos ke final, mereka justru menutup babak grup dengan kekalahan dari Filipina.

Timnas Indonesia memiliki bekal berharga untuk memberikan perlawanan ketat terhadap Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Pasalnya, sepanjang fase penyisihan, skuad Garuda menjadi tim yang paling produktif.

Dari tiga pertandingan, anak asuh John Herdman mampu menjaringkan total 11 gol ke gawang lawan. Ini merupakan jumlah tertinggi di babak penyisihan, disusul Malaysia yang menghasilkan 9 gol dari tiga laga.

Sementara itu, Thailand yang keluar sebagai juara grup hanya mampu mencatatkan tujuh gol dari tiga laga. Meski demikian, lawan yang dihadapi skuad Gajah Perang memang jauh lebih berat dibandingkan Grup A.

Meskipun berhasil melaju ke final, catatan yang diukir Timnas Indonesia tidak selalu menjadi yang terbaik, terutama pada lini belakang. Dari tiga laga, gawang Timnas Indonesia sempat kebobolan dua gol saat melawan Bangladesh.

Menariknya, Thailand yang lolos ke final juga memiliki jumlah kebobolan yang sama. Kedua tim ini kalah dari Malaysia yang mampu menjaga rekor kebobolannya tetap sempurna di FIFA ASEAN Cup 2026.

Dalam tiga laga, Harimau Malaya selalu berhasil menjaga gawang mereka tetap bersih.

Sebagai tim dengan produktivitas gol tertinggi di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia juga mengirimkan salah satu pemain andalannya menjadi pencetak gol terbanyak sementara. Pemain tersebut adalah Mitchell Baker.

Setelah sempat mengalami kebuntuan gol pada dua laga awal, penyerang berusia 19 tahun ini langsung menjaringkan lima gol ke gawang Bangladesh pada partai terakhir. Catatan ini membuka peluang bagi Mitchell Baker untuk merebut gelar pencetak gol terbanyak.

Namun, ia mendapatkan persaingan ketat dari mesin gol Timnas Malaysia, Bergson da Silva, yang sudah mencetak empat gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *