Timnas Malaysia Kehilangan 2 Pilar Jelang Perebutan Tempat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia harus menghadapi Vietnam tanpa dua pemain penting pada perebutan tempat ketiga. Kapten Dion Cools dan winger Faisal Halim dipastikan absen dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5-10-2026).

Faisal Halim lebih dulu meninggalkan skuad untuk kembali ke Malaysia guna menjalani perawatan cedera betis serta tendon yang dialaminya saat menghadapi Timnas Indonesia. Sementara itu, Dion Cools meninggalkan pemusatan latihan setelah laga kontra Singapura karena harus menyelesaikan urusan keluarga yang mendesak.

Kehilangan keduanya menjadi tantangan besar bagi Malaysia yang berambisi menutup FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan setelah gagal melaju ke babak final.

Absennya Dion Cools menjadi perhatian utama bagi Malaysia. Bek berusia 30 tahun itu bukan hanya berstatus kapten, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengorganisasi lini pertahanan.

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui bahwa ketiadaan Cools akan memberikan dampak terhadap permainan timnya. Menurut Cheng Hoe, Cools merupakan salah satu pemain yang mampu mengatur dan membimbing lini belakang Malaysia.

Meski begitu, ia meminta pemain lain untuk mengambil tanggung jawab tersebut saat menghadapi Vietnam. “Kami menghormati keputusan Dion dan mendoakan yang terbaik untuknya. Pada saat yang sama, kami berharap pemain-pemain lain siap menghadapi Vietnam,” kata Cheng Hoe.

Cheng Hoe juga menilai pertandingan melawan Vietnam akan menjadi ujian berat karena lawannya memiliki organisasi permainan yang solid, baik saat menyerang maupun bertahan.

Malaysia juga kehilangan Faisal Halim yang harus kembali ke Selangor untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Faisal mengalami cedera betis dan tendon ketika Malaysia menghadapi Indonesia.

Kondisi tersebut membuatnya tidak dapat melanjutkan perjuangan bersama Harimau Malaya hingga pertandingan terakhir turnamen. Absennya Faisal menambah persoalan bagi Malaysia setelah mereka kehilangan sejumlah pemain karena masalah kebugaran.

Meski begitu, Cheng Hoe menegaskan suasana di dalam tim tetap positif. Kemenangan besar 6-0 atas Singapura pada laga terakhir fase grup membantu mengembalikan kepercayaan diri para pemain, walau mereka gagal mengamankan tiket ke final.

Di tengah kabar absennya dua pemain penting, Malaysia mendapatkan kabar positif dari lini depan. Penyerang naturalisasi, Bergson Da Silva, terbebas dari hukuman akumulasi dua kartu kuning dan dapat kembali bermain menghadapi Vietnam.

Bergson menjadi salah satu pemain paling menonjol ketika Malaysia mengalahkan Singapura 6-0. Ia mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut, sekaligus membantu Malaysia mengakhiri fase grup dengan catatan impresif.

Kehadiran Bergson menjadi tambahan kekuatan bagi Malaysia, terutama setelah mereka kehilangan Faisal Halim.

Malaysia sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang dengan Singapura untuk menjaga peluang lolos ke final jika melihat situasi klasemen sebelum pertandingan terakhir. Namun, kemenangan 6-0 tersebut tetap tidak cukup karena Indonesia mencetak lebih banyak gol setelah mengalahkan Bangladesh 9-2.

Kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin dan memiliki selisih gol +9. Indonesia berhak menjadi juara Grup A karena unggul dalam jumlah gol yang dicetak.

Kegagalan tersebut sempat membuat suasana dalam skuad Harimau Malaya diliputi kekecewaan. Namun, Cheng Hoe menyebut para pemain mulai bangkit dan tetap menjaga atmosfer positif di dalam tim.

“Kami harus mempertahankan performa dan konsistensi karena kemenangan tim datang dari kerja sama serta semangat juang yang baik,” ujar Cheng Hoe.

Bernama https://www.bernama.com/en/sports/news.php, The Star https://www.thestar.com.my/sport/football/2026/10/03/captain-cools-pulls-out-of-vietnam-clash-for-personal-reasons

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *