Langkah tim ini terhenti sebelum mencapai partai final. Kendati kecewa, bek Harimau Malaya, Brad Tapp, menegaskan bahwa timnya tetap bangga dengan perjuangan yang telah ditunjukkan sepanjang turnamen.
Pemain berusia 25 tahun itu menilai seluruh anggota skuad Malaysia sudah memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan pada FIFA ASEAN Cup 2026. Kerja keras dan semangat pantang menyerah para pemain menjadi hal yang patut diapresiasi.
“Tentu saja kami kecewa karena tidak bisa bermain di babak final, tetapi kami sangat bangga dengan kerja keras yang kami tunjukkan,” ujar Brad Tapp usai sesi latihan resmi Timnas Malaysia, Minggu (4-10-2026).
Brad Tapp juga meminta rekan-rekannya berkonsentrasi pada hal-hal yang masih bisa mereka kendalikan. Menurutnya, mentalitas skuad Malaysia tetap berada dalam kondisi baik menjelang pertandingan berikutnya melawan Vietnam.
“Kami hanya bisa mengendalikan apa yang kami lakukan, jadi kami akan memberikan segalanya besok. Semua orang berada dalam kondisi mental yang baik saat ini,” kata pemain yang bisa beroperasi sebagai bek tengah dan gelandang bertahan itu.
Timnas Malaysia kini mengarahkan perhatian ke pertandingan melawan Vietnam. Persiapan dilakukan dengan matang, termasuk evaluasi dan analisis taktik untuk menghadapi kekuatan lawan.
Brad Tapp juga memiliki kesan positif sejak bergabung dengan skuad Harimau Malaya. Ia mengaku mendapat sambutan hangat dari tim pelatih dan rekan-rekan setim sejak pertama kali dipanggil untuk memperkuat Timnas Malaysia.
Pemain naturalisasi asal Australia itu pun melihat masa depan Timnas Malaysia dengan optimistis. Menurut pemain berdarah Penang tersebut, kualitas pemain yang dimiliki Malaysia saat ini menjadi modal penting untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
