Eks Kapten Timnas Indonesia Memprediksi Skuad Garuda Menang Tipis atas Thailand di Final FIFA ASEAN Cup: Peluangnya 55-45

Mantan kapten optimistis skuad Garuda mampu mengalahkan Thailand pada laga final. Ia menilai peluang Indonesia sedikit lebih besar dalam pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (5-10-2026) pukul 20.00 WIB.

Agung memberikan perbandingan peluang 55:45 untuk kemenangan Indonesia. Menurutnya, kedua tim memiliki kualitas pemain yang hampir setara sehingga pertandingan diperkirakan akan berlangsung seimbang. “Indonesia peluangnya unggul tipis, 55-45. Kalau secara permainan berimbang, dengan kualitas pemain yang hampir mirip,” ujar Agung, Minggu (4-10-2026).

Pria yang memiliki 53 penampilan bersama Timnas Indonesia tersebut juga memprediksi kemenangan 1-0 atau 2-0 untuk skuad Garuda. Ia tidak memperkirakan pertandingan akan berlanjut hingga babak perpanjangan waktu maupun adu penalti. “Prediksi saya menang 1-0 atau 2-0, tidak sampai perpanjangan waktu atau adu penalti,” ucap Agung.

Agung melihat Indonesia memiliki keuntungan karena pertandingan digelar di kandang sendiri. Sebanyak 67 ribu penonton dipastikan memenuhi tribun Stadion GBK, mengingat tiket pertandingan telah dinyatakan habis terjual atau sold out.

Menurut Agung, dukungan langsung dari suporter dapat memberikan tambahan motivasi dan kepercayaan diri bagi Kevin Diks dkk. “Indonesia punya keuntungan dari sisi tuan rumah karena bermain di hadapan pendukung sendiri. Lebih dapat motivasi dan kepercayaan dirinya ketimbang Thailand,” ujar pria asal Solo itu.

Kendati menjagokan Indonesia, Agung mengingatkan bahwa Thailand juga memiliki sejumlah keunggulan. Menurutnya, Thailand datang ke FIFA ASEAN Cup 2026 dengan persiapan serius dan membawa sejumlah pemain terbaik.

Chanathip Songkrasin, Nicholas Mickelson, Seksan Ratree, serta penyerang Supachai Chaided dinilai dapat menjadi ancaman bagi lini belakang Indonesia yang dihuni Justin Hubner cs. Thailand juga memiliki keuntungan dari sisi kebugaran karena sejumlah pemain utama mereka mendapat waktu istirahat saat kalah 1-2 dari Filipina pada pertandingan terakhir fase grup.

“Thailand tidak kalah siapnya, bahkan punya keuntungan kebugaran fisik yang lebih prima dengan rotasi pemain utamanya di pertandingan terakhir fase grup. Yang jelas, kedua tim ini sudah sama-sama percaya diri untuk laga final,” kata Agung.

Indonesia melangkah ke babak final setelah menjadi juara Grup A dengan mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Skuad asuhan John Herdman unggul atas Malaysia dalam produktivitas gol, meskipun kedua tim memiliki perolehan poin yang sama.

Pada pertandingan terakhir Grup A, Indonesia menang telak 9-2 atas Bangladesh. Hasil tersebut membuat Indonesia unggul dalam produktivitas jumlah gol sekaligus memastikan tiket ke babak final.

Di sisi lain, Thailand menjadi juara Grup B dengan perolehan enam poin. Poin Thailand sama dengan Vietnam, tetapi The War Elephants unggul dalam head-to-head dan selisih gol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *