Dipermalukan Dewa United di Kandang, Persik Ingin Pulihkan Lagi Keangkeran Stadion Brawijaya

Persik sangat serius menatap laga lanjutan. Usai jeda FIFA Matchday yang dikemas dengan tajuk FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Persik akan menjamu Madura United di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada 9 Oktober 2026.

Derbi Jawa Timur ini diprediksi tidak akan mudah. Laskar Sape Kerrab saat ini menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin.

Sementara itu, Madura United masih bertengger di urutan kesebelas dengan koleksi empat angka. Dalam laga nanti, Persik mengusung misi untuk memulihkan keangkeran Stadion Brawijaya.

Stadion tersebut sempat dinodai kekalahan 0-1 dari Dewa United pada pertandingan perdana musim ini. Meski usai kekalahan itu, Bayu Otto dkk. tampil impresif di luar kandang dengan menundukkan Garudayaksa FC 2-0 dan mengimbangi Arema FC 1-1.

Pelatih Marcos Reina mengharapkan dukungan suporter untuk mewujudkan misi menjaga kekeramatan Stadion Brawijaya. “Kami ingin menjadikan Brawijaya seperti benteng. Tempat keramat yang sulit untuk ditaklukkan tim tamu, sehingga tidak ada tim yang ingin bermain melawan kami di kandang,” katanya.

Pria asal Spanyol itu yakin dukungan dari tribun dapat memberikan energi tambahan bagi pasukannya. “Kami ingin stadion penuh. Kehadiran Persikmania membuat kami bertanding dengan 12 pemain. Kami akan bermain dengan level performa yang lebih baik. Jika ini dilakukan bersama suporter, kami akan menjadi tim yang sulit untuk ditaklukkan di Brawijaya,” ucapnya.

Marcos Reina juga telah meningkatkan kondisi fisik dan teknis pemain untuk menghadapi Madura United. Menjelang laga menjamu Madura United tersebut, latihan Persik telah memasuki aspek taktikal.

“Pekan sebelumnya kami meningkatkan kualitas fisik pemain. Sekarang masuk fase taktis. Kami sedang mematangkan agar mampu meladeni permainan Madura United,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *