Pelatih memberikan penilaian kepada lima pemainnya yang baru saja menjuarai turnamen bersama Timnas Indonesia. Lima pemain Persija yang membawa Timnas Indonesia menjadi kampiun tersebut adalah Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Nadeo Argawinata.
Sebenarnya, kelima pemain Persija tersebut tidak banyak mendapatkan menit bermain bersama Timnas Indonesia sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026. Di antara mereka, Ridho menjadi pemain dengan kesempatan turun paling banyak dalam turnamen baru bentukan FIFA tersebut.
Bek berusia 24 tahun itu tampil dalam empat pertandingan, namun hanya satu kali sebagai starter. Ridho mengoleksi 139 menit bermain dan turut mencetak satu gol.
Sementara itu, Hannan dua kali menjadi pemain pengganti dengan total 26 menit di lapangan, sedangkan Shayne hanya berlaga sekali selama 19 menit. Di sisi lain, Jordi dan Nadeo harus puas menjadi penghangat bangku cadangan akibat persaingan yang ketat di FIFA ASEAN Cup 2026.
“Kalau ada pemain yang bermain, baru bisa saya menilainya. Hampir tidak ada yang bisa bermain,” ujar Shin Tae-yong sebelum memimpin latihan Persija di Persija Training Ground, Depok, pada Rabu (7/10/2026).
“Hannan itu bermain hanya sebentar, bagaimana bisa bilang begitu? Baru mau mencapai kondisi napas yang maksimal, pertandingan sudah berakhir,” jelasnya.
Shin Tae-yong menyoroti tantangan yang dihadapi pemain ketika hanya mendapatkan kesempatan bermain dalam waktu singkat. Pemain membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan intensitas pertandingan setelah masuk dari bangku cadangan.
Kondisi tersebut membuat kontribusi pemain sulit dinilai secara maksimal karena mereka baru mulai menemukan ritme permainan ketika laga sudah mendekati akhir.
“Itu bagian yang paling sulit. Di antara pemain kami, tentu para wartawan menonton pertandingannya,” tutur Shin Tae-yong.
“Tetapi sebenarnya ketika seorang pemain masuk sekitar 10 menit terakhir, justru pada saat itulah tubuh mulai mencapai kondisi maksimal dan napas mulai terbuka, tetapi pertandingan sudah berakhir. Itulah bagian yang paling sulit,” imbuhnya.
