Java United kembali memperkuat skuad untuk mengarungi kompetisi. Yang terbaru, Laskar Kepodang Emas mendatangkan gelandang serang asal Brasil, Lucas Brambilla.
Lucas Brambilla menjadi amunisi impor ketiga yang didatangkan Java United menjelang berakhirnya penutupan bursa transfer atau deadline day. Sebelumnya, sudah ada dua pemain asing yang berlabuh di klub tersebut.
Manajer Java United, Alan Haviludin, memastikan Lucas akan menjadi amunisi asing terakhir yang direkrut. Ia berharap kualitas pemain berusia 31 tahun itu dapat memberikan dampak positif bagi Laskar Kepodang Emas.
“Lukas menjadi pemain nonlokal terakhir yang direkrut pada bursa transfer awal musim. Semoga kualitas dan pengalamannya bisa membantu perjuangan kami di kompetisi,” kata Alan Haviludin.
Lucas Brambilla datang dengan sejumlah pengalaman di berbagai negara. Ia pernah berkarier di Brasil, Finlandia, Yunani, Siprus, Bulgaria, India, dan Kuwait.
Ini akan menjadi pengalaman pertamanya berkiprah di Indonesia. Ia menyambut tantangan ini dengan sangat antusias.
Lucas telah memantau perkembangan kompetisi sepak bola di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Akhirnya, ia mendapatkan kesempatan langsung untuk mencicipinya.
“Saya melihat perkembangan Liga Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang adalah waktu yang tepat dan saya berharap bisa mengukir cerita indah di sini,” kata gelandang kelahiran 4 Januari 1995 itu.
Lucas sudah tiba di Indonesia sejak akhir September lalu. Ia juga sudah bergabung dalam sesi latihan tim asuhan Fabio Lefundes.
Ia percaya Java United bisa bersaing pada lanjutan musim 2026/2027. Apalagi, Lucas datang dengan ambisi besar untuk membantu Laskar Kepodang Emas bersaing di BRI Super League 2026/2027.
“Semua pihak di klub memberikan sambutan luar biasa sehingga memudahkan saya untuk beradaptasi. Saya yakin kami bisa meraih banyak kemenangan musim ini. Saya ingin membantu tim dengan kemampuan serta kualitas yang saya miliki,” ujarnya.
Dari tiga laga awal musim ini, Java United belum pernah mendapatkan kemenangan. Setelah bermain imbang kontra Garudayaksa (1-1), Java United takluk di kandang Persita Tangerang (2-3) dan Persija Jakarta (0-1).
Akibat hasil ini, Laskar Kepodang Emas tersungkur ke peringkat 17 klasemen karena poinnya -1. Hal ini disebabkan karena mereka harus memulai kompetisi dengan hukuman pengurangan dua poin di awal musim.
