Timnas Indonesia menorehkan sejarah dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Garuda mengangkat trofi usai melewati laga final yang dramatis kontra Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5-10-2026) malam.
Skuad Garuda harus berjuang keras hingga laga ditentukan melalui adu penalti. Setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit, armada John Herdman akhirnya menang 4-2 dalam drama adu penalti tersebut. Gelar ini menjadi pencapaian spesial bagi Indonesia karena Tim Merah-Putih akhirnya kembali meraih trofi turnamen resmi level senior setelah terakhir kali melakukannya pada SEA Games 1991.
Perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. Kevin Diks dkk. harus melewati persaingan ketat di fase grup sebelum akhirnya merengkuh gelar juara lewat laga final yang mendebarkan.
Tim Merah-Putih mengawali kiprah di Grup A dengan menghadapi Singapura di SUGBK, Jumat (25-9-2026). Bermain di hadapan publik sendiri, Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan 2-0. Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan pada menit ke-13 setelah memanfaatkan umpan Luke Vickery, kemudian Ole Romeny menggandakan skor melalui eksekusi penalti pada menit ke-74.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi partai kedua melawan Malaysia. Namun, duel melawan Harimau Malaya pada Senin (28-9-2026) berlangsung jauh lebih sulit. Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 orang setelah Thom Haye menerima kartu merah pada babak pertama.
Meski harus bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit, Tim Garuda mampu bertahan hingga laga berakhir tanpa gol. Skor imbang 0-0 membuat kedua kesebelasan sama-sama mengoleksi empat poin. Dengan demikian, tiket ke babak final harus ditentukan pada pertandingan pamungkas Grup A.
Tiga hari berselang, Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A di SUGBK, Kamis (1-10-2026). Kemenangan menjadi harga mati bagi Tim Garuda untuk menjaga peluang melaju ke final. Timnas Indonesia tampil sangat agresif dan berpesta gol dalam laga tersebut.
Mitchell Baker tampil luar biasa dengan mencetak lima gol, sementara empat gol lainnya disumbangkan oleh Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks. Tim Garuda akhirnya menang telak dengan skor 9-2. Pada waktu bersamaan, Malaysia juga mengukir kemenangan besar 6-0 atas Singapura.
Meski demikian, Timnas Indonesia berhak melaju ke final dengan status juara Grup A. Mereka unggul dalam produktivitas gol atas Malaysia, meskipun keduanya memiliki perolehan poin yang sama, yakni tujuh poin.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung di SUGBK pada Senin (5-10-2026). Timnas Indonesia berhadapan dengan jawara Grup B, Thailand, dalam pertandingan yang berjalan ketat.
Tim Garuda mendapatkan keuntungan setelah Nicholas Mickelson diganjar kartu kuning kedua yang membuat Thailand bermain dengan 10 orang. Indonesia mampu unggul lebih dulu melalui gol Dean James pada menit ke-84. Namun, Thailand merespons dengan cepat melalui gol Iklas Sanron tiga menit kemudian, yang mengubah skor menjadi 1-1 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak extra time.
Thailand sempat berbalik unggul pada menit ke-111 melalui gol Peeradol Chamrasamee. Akan tetapi, Elkan Baggott menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-116. Skor tersebut bertahan hingga babak tambahan selesai, sehingga laga harus ditentukan melalui adu penalti.
Indonesia akhirnya menang 4-2 setelah Emil Audero menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya, sementara tendangan Sarach Yooyen membentur mistar gawang. Empat eksekutor Timnas Indonesia, yaitu Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugas mereka dengan sempurna.
Kemenangan ini memastikan Tim Garuda keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.
