5 Hari Lalu Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Giliran Calvin Verdonk Berambisi Antarkan Lille Jinakkan Le Havre

Calvin Verdonk sudah berada di klubnya untuk persiapan menghadapi lanjutan Ligue 1 Prancis musim 2026/2027. Timnya dijadwalkan menjamu Le Havre pada pekan ke-6 di Stadion Decathlon Arena, Sabtu (10/10/2026) malam WIB.

Lille mengincar kemenangan dalam laga krusial melawan Le Havre untuk mendongkrak posisi mereka di papan klasemen. Saat ini, Les Dogues berada di peringkat keempat dengan raihan 10 poin, terpaut tiga poin dari AS Monaco yang menduduki puncak klasemen.

Nama Calvin Verdonk menyita perhatian menjelang pertandingan ini. Ia hadir dalam sesi konferensi pers menjelang duel antara Lille melawan Le Havre.

Verdonk baru saja membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menumbangkan Thailand di babak final, Senin (5/10/2026). Usai laga yang melelahkan di Jakarta, Verdonk langsung bertolak ke Prancis untuk segera bergabung dengan skuad besutan Davide Ancelotti.

Lantas, bagaimana dengan kondisi Verdonk saat ini? “Tidak begitu banyak waktu untuk merayakan juara dengan sempurna. Tetapi kami berhasil melakukannya bersama tim,” terang Calvin Verdonk di hadapan awak media.

Verdonk menjadi salah satu pemain paling sibuk di Timnas Indonesia selama persaingan FIFA ASEAN Cup kemarin. Ia tidak pernah absen dalam empat pertandingan bersama skuad Garuda, yaitu saat melawan Singapura, Malaysia, Bangladesh, dan Thailand. Pemain berusia 29 tahun ini mencatatkan total 344 menit bermain dalam empat laga tersebut.

Selama jeda internasional periode September-Oktober 2026, Verdonk menjadi pemain kedua di Lille dengan menit bermain terbanyak setelah Nathan Ngoy.

“Meski begitu, setelah laga melawan Thailand, fokus saya beralih menuju laga pada hari Sabtu ini. Kami harus selalu siap untuk laga ini (melawan Le Havre),” ucap eks pemain NEC Nijmegen tersebut.

Meski selalu dimainkan oleh pelatih John Herdman di FIFA ASEAN Cup, hal itu tidak membuat Verdonk menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Ia tetap terlihat bertenaga dalam permainan.

Rupanya, Verdonk memiliki strategi agar tingkat kebugarannya tetap terjaga. Permainan agresif di lapangan ditambah perjalanan jauh dari Indonesia ke Prancis bukan menjadi hambatan baginya untuk tetap tampil maksimal.

“Ketika saya berada di Indonesia, saya berusaha untuk tetap sadar dengan zona waktu Eropa. Dalam perjalanan kembali di pesawat, saya berusaha untuk menjaga ritme waktu Eropa,” ungkap Verdonk.

“Jadi ketika malam, saya mencoba tidur dan ketika saya tiba di sini, semuanya sudah tertata dengan baik. Staf di sini sangat membantu saya dalam pemulihan kebugaran,” tandas Calvin Verdonk.

Sumber: Lille

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *