Pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (10-10-2026) diprediksi akan berlangsung seru. Pertemuan ini merupakan laga keempat bagi kedua tim yang saat ini menduduki papan tengah klasemen dengan perolehan lima poin yang sama.
Arema berada di urutan kesembilan, sementara Bhayangkara tepat satu tingkat di bawahnya. Meski berada di papan tengah, kedua tim sama-sama belum tersentuh kekalahan. Oleh karena itu, Arema dan Bhayangkara bertekad untuk melanjutkan tren positif tersebut.
Sebagai tuan rumah, Arema sangat berambisi meraih kemenangan setelah pada laga kandang sebelumnya mereka ditahan imbang Persik Kediri dengan skor 1-1. “Kami sudah melakukan persiapan yang bagus. Jeda kompetisi kami lakukan untuk persiapan menghadapi laga ini,” kata Marcos Santos, pelatih Arema FC.
Namun, pelatih asal Brasil tersebut enggan membongkar strategi yang telah disiapkan. Pastinya, ia sudah memiliki cara untuk menekuk Bhayangkara di Stadion Kanjuruhan. “Kami tahu lini serang Bhayangkara bagus. Kami harus hentikan mereka. Ada Allano yang sebelumnya bermain di Persija. Pemain sayap mereka juga bagus. Kami sudah melakukan analisis,” lanjutnya.
Sebenarnya, Arema lebih diunggulkan. Selain faktor bermain di kandang sendiri, mereka juga menjadi tim paling produktif saat ini dengan mencetak delapan gol dalam tiga pertandingan awal.
Yang menarik, mereka mengandalkan strategi tanpa striker utama sehingga sebaran gol Arema merata, baik di lini depan, tengah, maupun belakang. Gelandang serang Raianderson Careca telah mengemas dua gol. Sisanya dicetak oleh enam pemain berbeda, yakni Diego Landis, Ahmad Alfarizi, Gustavo Franca, Gabriel Silva, Marcos Vinicius, dan Mauro Zijlstra.
Melihat produktivitas tinggi dari Arema, Bhayangkara telah melakukan antisipasi. The Guardian fokus memperbaiki lini belakang karena sektor tersebut dirasa masih perlu ditingkatkan. “Kami sudah analisis tiga pertandingan awal, mana yang baik dan mana yang masih buruk. Banyak yang harus diperbaiki ke depan. Salah satu yang diperbaiki adalah lini belakang. Kami tahu, dengan materi pemain yang ada, sisi pertahanan kami masih bisa lebih bagus lagi dari sebelumnya,” jelas Oscar Bruzon, pelatih Bhayangkara FC.
Dalam tiga laga, gawang Bhayangkara baru kebobolan tiga gol. Meski angka tersebut tidak terlalu buruk, sang pelatih melihat bahwa timnya selalu kebobolan saat menghadapi tim kuat, seperti saat melawan Persebaya Surabaya dan Dewa United. Mereka hanya berhasil mencatatkan clean sheet saat melawan tim papan bawah, Isenmulang Kalteng FC.
Sebaliknya, Oscar Bruzon justru merasa puas dengan kinerja lini depannya. Pemain seperti Allano Lima, Moussa Sidibe, dan Milan Ristovski memperlihatkan performa yang impresif. “Untuk lini serang, saat ini kami punya yang terbaik di kompetisi,” tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Arema FC
Adi Satryo (kiper); Achmad Maulana, Walison Maia, Diego Landis, Ahmad Alfarizi (belakang); Betinho, Matheus Blade, Gustavo Franca (tengah); Marcos Vinicius, Raianderson Careca, Gabriel Silva (depan).
Pelatih: Marcos Santos
Bhayangkara FC
Awan Setho (kiper); Putu Gede, Ferre Murari, Kevin Sibile, Frengky Missa (belakang); Jefferson Rojas, Mauricio Vera; Moussa Sidibe, Allano Lima, Matias Ocampo (tengah); Milan Ristovski (depan).
Pelatih: Oscar Bruzon
Sabtu, 10 Oktober 2026
Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang
Kick Off 15.30 WIB
Prediksi Bola.com: 55:45
