BRI Super League: 2 Kali Gagal Menang di Kanjuruhan, Arema FC Belum Konsisten di Awal Musim

Arema kembali gagal meraih kemenangan saat tampil di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Pada Sabtu (10/10/2026), mereka ditahan imbang 2-2 oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC. Hasil ini menjadi catatan kurang memuaskan bagi tim berjuluk Singo Edan.

Sebelumnya, pada laga kandang lainnya, mereka juga ditahan imbang 1-1 oleh Persik Kediri. Saat melawan Bhayangkara, Arema justru kebobolan dua gol lebih dulu pada babak pertama. Matias Ocampo dan Milan Ristovski secara bergantian merobek gawang Singo Edan yang dijaga oleh Adi Satryo.

Raut wajah frustrasi terlihat jelas dari para pemain Arema. Mereka kesulitan meladeni *pressing* yang dilakukan pemain Bhayangkara, sehingga Ahmad Alfarizi dkk. sulit mendapatkan peluang.

Namun, setelah turun minum, permainan Arema menjadi lebih agresif. Mereka menyamakan kedudukan dengan cepat di babak kedua melalui gol Marcos Vinicius dan Samuel Otusanya. Sayangnya, tidak ada gol tambahan yang tercipta, meskipun permainan menjadi lebih hidup karena kedua tim terlibat jual beli serangan.

“Ini pertandingan yang sangat sulit. Kami bicara dengan pemain di ruang ganti. Pemain sudah memperlihatkan perubahan di babak kedua. Mereka memperlihatkan sikap belum menyerah,” kata pelatih Arema, Marcos Santos.

Arema mengubah strategi menjadi lebih menyerang di babak kedua. Arkhan Fikri, yang selama ini dikenal memiliki naluri menyerang, dimasukkan untuk menggantikan Hansamu Yama dan berperan sebagai gelandang bertahan pada laga ini.

Selain itu, mereka juga memanfaatkan situasi pemain Bhayangkara yang belum sepenuhnya panas di babak kedua. Setelah skor imbang 2-2, Arema terus berupaya meraih kemenangan dengan menambah tenaga di lini depan melalui Mauro Zijlstra dan Gustavo Franca.

Meski beberapa kali menciptakan peluang, tidak ada yang berujung gol. Dengan hasil imbang ini, Arema memang merugi, namun di sisi lain mereka masih belum menelan kekalahan hingga pekan keempat.

Hingga saat ini, Arema baru meraih satu kemenangan, sementara tiga laga lainnya berakhir imbang. “Kami tidak puas dengan hasil ini. Namun, pemain sudah memperlihatkan perjuangan di lapangan. Dan kami tetap mendapatkan poin untuk bisa bersaing di klasemen,” lanjut pelatih asal Brasil tersebut.

Saat ini, Arema masih berada di papan tengah dengan koleksi 6 poin dan tertahan di urutan ke-7. Singo Edan melewatkan momentum untuk mendekati papan atas. Jika berhasil menekuk Bhayangkara, mereka sebenarnya memiliki peluang untuk bertengger di urutan ke-4.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *