Bhayangkara FC kembali menaruh harapan besar kepada salah satu pilar andalannya, Moussa Sidibe, dalam misi mencuri poin di kandang Madura United, Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan. Duel yang akan berlangsung pada Jumat (16-10-2026) pukul 19.00 WIB ini merupakan laga kelima kedua tim di pentas BRI Super League 2026/2027.
Sejauh ini, Moussa Sidibe tampil impresif. Penyerang lincah berpaspor Mali berusia 31 tahun itu tidak pernah absen dalam empat laga dan selalu menjadi *starter*. Catatan tanpa terkalahkan dengan dua kemenangan dan dua kali imbang tidak lepas dari aksi ciamik Sidibe di sektor penyerangan.
Kendati belum mengoleksi gol, Moussa Sidibe sudah mencetak tiga *assist*. *Assist* pertamanya tercipta saat Bhayangkara FC melakoni laga pertama kontra Persebaya Surabaya yang berakhir imbang 1-1. Umpan manja Sidibe berhasil dimaksimalkan dengan baik oleh Allano Lima.
Performa spektakulernya kembali terlihat saat eks pemain Persis Solo dan Johor Darul Ta’zim itu menjadi sosok penting di balik dua gol The Guardians dalam laga melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, akhir pekan kemarin. Dua *assist* Moussa Sidibe pada menit ke-15 dan menit ke-32 berhasil dikonversi oleh Matias Ocampo serta Milan Ristovski 17 menit berselang.
Sayangnya, tim asuhan Oscar Bruzon harus puas berbagi angka 2-2 lantaran dua gol balasan Arema FC di babak kedua. Melawan Madura United, besar kemungkinan Moussa Sidibe masih dipercaya untuk masuk ke dalam *starting XI*.
Dalam sesi latihan dan *game* internal, Moussa Sidibe termasuk pemain yang kerap mendapat instruksi khusus dari tim pelatih, terutama dalam simulasi serangan ke gawang lawan. Manajemen klub juga terus menyemangati seluruh pemain, terlebih kepada sang raja *assist*, Moussa Sidibe.
Melalui Instagram resmi klub, Bhayangkara FC dengan bangga memamerkan tayangan aksi brilian Moussa Sidibe saat melepaskan *assist* dalam pertandingan melawan Arema FC. “Assist BRI Super League pekan ini | Moussa Sidibe pekan pertandingan keempat,” tulis Bhayangkara FC dengan bangga.
“Persiapan terakhir sebelum perjalanan ke Pamekasan! Bismillah,” lanjut Bhayangkara FC.
Laga kontra Madura United diprediksi bakal berlangsung sengit. Pada laga terakhir, tuan rumah kalah 0-2 dari Persik Kediri. Itu merupakan kekalahan pertama mereka setelah pada tiga laga sebelumnya tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab tersebut selalu tampil sebagai pemenang.
Di klasemen sementara, posisi Madura United juga masih lebih baik. Mengemas sembilan poin, tim asuhan Ze Gomes bercokol di posisi keempat. Sementara itu, Bhayangkara FC berada di posisi ke-10 dengan modal enam poin.
Pelatih Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, sadar betul bahwa tidak mudah bagi timnya untuk memenangkan duel ini. Oleh karena itu, juru taktik asal Spanyol tersebut terus melakukan evaluasi, termasuk mengantisipasi serangan balik.
“Kami harus lebih konsisten dan efisien dalam bertahan, dan ini tentunya bukan cuma tentang pemain yang bertugas bertahan saja, melainkan semua pemain di momen bertahan atau tahap bertahan,” kata Oscar Bruzon.
