PSM Makassar akan menantang tuan rumah PSIM Yogyakarta pada pekan kelima di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16-10-2026) sore WIB. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi skuad Juku Eja untuk memburu kemenangan perdana usai gagal meraih hasil maksimal dalam empat pertandingan awal musim.
PSM baru mengoleksi dua poin dan menduduki posisi ke-15 klasemen sementara. Hasil buruk tersebut terasa semakin nyata setelah mereka takluk 0-3 dari PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu (11-10-2026).
“Kami sudah melakukan latihan dengan baik setelah kekalahan yang berat dari PSS. Kami berbicara dengan pemain dan menyampaikan bahwa laga kemarin tidak bisa diterima,” ujar pelatih PSM, Darije Kalezic, saat konferensi pers jelang laga, Kamis (15-10-2026) malam WIB.
“Saya kira mereka menyadari hal tersebut dan harus menunjukkan performa di level yang berbeda untuk pertandingan selanjutnya. Mereka juga harus memberikan yang terbaik kepada fans kita,” lanjutnya.
Kalezic menilai PSM membutuhkan perubahan sikap saat bertanding. Ia ingin anak asuhnya tampil lebih agresif serta memperlihatkan keinginan kuat untuk meraih kemenangan.
“Kami membutuhkan wajah baru di pertandingan nanti. Yang kami butuhkan hanyalah keinginan lebih untuk menang, dan ini harus tercermin dalam perilaku, keagresifan yang kami bawa ke pertandingan, serta mengambil inisiatif yang tidak kami lakukan di laga sebelumnya,” katanya.
“Tentu saja kualitas dan hal-hal pembeda kecil lainnya memang berpengaruh, tetapi saya rasa yang paling penting adalah kemauan besar untuk memenangkan pertandingan,” imbuh Kalezic.
Ia juga menyoroti sejumlah kesalahan individual yang membuat timnya gagal mendulang kemenangan. Situasi itu menunjukkan bahwa PSM membutuhkan pembenahan untuk memperkuat permainan.
“Di tiga pertandingan, saya rasa kami sudah menunjukkan hal ini, tetapi kami tidak memenangkan pertandingan tersebut. Tentu saja karena kesalahan individual, yang menjadi bukti bahwa kita harus tetap memperkuat tim ini,” sebutnya.
Sementara itu, bek PSM, Dusan Lagator, memastikan timnya telah bekerja keras dalam sesi latihan menjelang laga ini. Ia berharap persiapan tersebut dapat membuahkan hasil positif.
“Beberapa hari terakhir setelah melawan PSS, kami berlatih dengan baik. Kami memberikan segalanya dan mencoba untuk memberikan yang terbaik pada laga besok. Saya harap itu cukup dan bermanfaat,” terang Lagator.
Pemain asal Montenegro itu menyoroti rapuhnya pertahanan PSM. Catatan 11 gol yang bersarang ke gawang Juku Eja dalam empat laga terakhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi.
“Kebobolan 11 gol dalam empat pertandingan terakhir adalah jumlah yang terlalu banyak. Saya ingin semuanya memperbaiki hal ini karena kebanyakan dari gol yang masuk adalah kesalahan individu,” tutur Lagator.
“Namun, kami bekerja keras dan berlatih setiap hari untuk memperbaiki hal ini. Semoga ke depannya kami mendapatkan hasil yang baik atau tidak kebobolan gol sama sekali,” tambahnya.
