Pelatih Java United Ungkap Setumpuk Kendala Timnya Jelang Hadapi Bali United: Amunisi Impor Belum Nyetel

Pelatih Fabio Lefundes mengakui kondisi timnya masih jauh dari kata ideal menjelang duel melawan Bali United pada pekan kelima ajang BRI Super League. Menjelang laga yang akan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Jumat (16-10-2026) pukul 19.00 WIB, ia menegaskan bahwa striker asing andalannya, David da Silva, masih belum bisa dipastikan tampil.

Striker yang sudah mengoleksi dua gol tersebut masih dalam pantauan tim medis. Di laga sebelumnya, ia sempat absen karena mengalami masalah cedera. Lefundes berharap David bisa segera pulih dari cederanya tersebut.

“Pada laga melawan Persija beberapa waktu yang lalu, kami kehilangan David da Silva. Setelah pertandingan, dia sedikit mengeluh ada rasa nyeri di lututnya. Pada saat itu, kami tidak menyangka jika itu sesuatu yang bisa mengganggu di laga-laga berikutnya,” ujar Lefundes.

“Tetapi sampai sekarang ini, dia masih dalam proses fisioterapi. Mudah-mudahan dalam waktu singkat dia akan kembali bergabung dengan pemain-pemain yang lain,” imbuh Lefundes.

Selain itu, beberapa amunisi impor milik Java United juga masih dalam proses adaptasi. Laskar Kepodang Emas memang merekrut beberapa pemain baru ketika kompetisi BRI Super League sudah bergulir.

“Pemain-pemain yang kami miliki sekarang, terutama pemain asing, masih dalam proses adaptasi. Mereka ini hanya bisa merasakan situasi dan atmosfer pertandingan kalau mereka sering dimainkan,” katanya.

Tidak hanya David yang absen, juru gedor lainnya, Ciro Alves, juga masih berusaha untuk pulih dari cedera. Menurut Lefundes, kembalinya Ciro tentu akan menambah kekuatan tim sekaligus meningkatkan daya saing di dalam skuad.

“Ya, kami berharap David juga akan segera kembali, dan kami juga masih akan melihat situasi Ciro Alves. Mudah-mudahan dia bisa membantu kami di pertandingan, dan ini akan menjadi persaingan yang cukup baik di dalam tim sehingga kami semua dapat keuntungan,” ucap pelatih asal Brasil itu.

Java United tampaknya harus mengatasi salah satu permasalahan utamanya pada awal musim BRI Super League 2026/2027 ini. Salah satu aspek yang paling krusial berada di jantung pertahanan, karena dari empat pertandingan, Laskar Kepodang Emas selalu gagal menghasilkan clean sheet.

Gawang mereka selalu kebobolan saat bersua Garudayaksa FC (1-1), Persita Tangerang (2-3), Persija Jakarta (0-1), dan Borneo FC (2-1). Aspek ini menjadi sangat penting karena Bali United memiliki produktivitas gol yang memukau pada awal musim ini.

Hanya dalam empat laga, Bali United mampu menghasilkan 12 gol. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan seluruh kontestan lainnya.

Di sisi lain, Lefundes juga mengakui bahwa perpindahan homebase Java United turut memberikan konsekuensi tersendiri. Hal ini terutama berkaitan dengan masalah operasional dan distribusi logistik tim saat berlatih maupun bertanding.

“Saat ini kami masih mencoba mengatur secara logistiknya karena kami semua tahu kami pindah ke kota yang baru. Terkait logistik, tempat latihan, dan lain-lain, kami masih mengalami beberapa kendala. Tapi, sekarang ini sudah mulai ada titik terang,” jelas mantan pelatih Borneo FC itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *