Garudayaksa FC kembali melakoni laga kandang pada partai pekan kelima, Sabtu (17-10-2026) pukul 15.30 WIB. Kali ini, mereka akan menjamu salah satu kekuatan dari Jawa Timur, Arema FC.
Sejauh ini, tim berjuluk Spirit of Garuda tersebut belum pernah merasakan manisnya kemenangan di kasta tertinggi Indonesia, termasuk dalam laga kandang. Dalam empat duel yang sudah dijalani, tim asuhan Milos Joksic menuai dua hasil imbang dan dua kekalahan, termasuk saat takluk dua gol tanpa balas saat menjamu Persik Kediri pada pekan kedua.
Berkaca dari hasil yang kurang maksimal tersebut, inilah momen yang tepat bagi Garudayaksa FC untuk terbang lebih tinggi dan meraih tiga angka di hadapan pendukungnya.
Milos Joksic sepertinya tidak akan melakukan banyak perubahan pada starting XI. Nama-nama seperti Dominik Holec, Filip Stamenkovic, Aleksandar Busnic, Theo Numberi, Christian Frydek, serta Muhammad Sihran kemungkinan besar masih akan menjadi pilihan utama.
Aksi Muhammad Sihran menjadi salah satu hal yang sangat dinantikan. Ia tidak pernah absen, bahkan telah dua kali dipercaya sebagai starter. Milos Joksic tahu betul bahwa ia membutuhkan sosok penyerang berpengalaman sekaliber Muhammad Sihran.
Beroperasi di sisi sayap atau winger, eks pemain Borneo FC itu tidak hanya lincah dalam menggiring bola, tetapi juga dianugerahi kemampuan umpan yang sangat memanjakan rekan setimnya. Meski bertubuh mungil, Muhammad Sihran memiliki nyali tinggi saat berhadapan dengan bek lawan yang didominasi pemain asing bertubuh raksasa.
Dalam sesi latihan internal menjelang bentrokan kontra Arema FC, Muhammad Sihran kembali menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian lebih dari tim pelatih. Ia diinstruksikan agar lebih berani melakukan terobosan dan lebih jeli dalam melepaskan umpan.
Tim pelatih menekankan bahwa semua pemain, termasuk Muhammad Sihran, harus benar-benar fokus karena Arema FC bukanlah tim yang bisa dikalahkan dengan mudah. Saat ini, Arema FC bercokol di posisi kesembilan klasemen sementara dengan tabungan enam poin hasil dari satu kemenangan serta tiga kali imbang.
“Fokus berlanjut. Pertandingan berikutnya sudah menanti,” kata Garudayaksa FC.
Muhammad Sihran merupakan bagian dari revolusi skuad Garudayaksa FC musim ini. Bermain di kasta tertinggi usai promosi musim lalu membuat manajemen merekrut amunisi mumpuni di semua lini, baik pemain lokal maupun legiun asing.
Selain Muhammad Sihran, pemain lokal yang menjadi andalan sekaligus tumpuan lainnya adalah Wahyu Prasetyo, Theo Numberi, Septian David Maulana, dan sang veteran, Andik Vermansah.
Muhammad Sihran sepenuhnya paham bahwa Garudayaksa FC sangat membutuhkan kontribusinya, terlebih untuk menuntaskan misi kemenangan melawan Arema FC. “Saya siap memberikan 100 persen kemampuan terbaik di setiap pertandingan,” kata pemain kelahiran Ternate, 8 Maret 1999 tersebut.
