Java United Gagal Menang, Fabio Lefundes Pertanyakan Keabsahan Gol Isenmulang FC setelah Dicek VAR

Pelatih Java United mengeluhkan sejumlah keputusan wasit saat timnya bermain imbang dalam duel pekan keenam. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (20-10-2026) ini berakhir dengan skor 1-1.

Dalam laga tersebut, Java United harus puas berbagi poin dengan tuan rumah Isenmulang FC. Fabio Lefundes mengatakan bahwa skuadnya sudah memprediksi pertandingan akan berjalan ketat karena Isenmulang FC bermain sangat rapat dan kompak saat bertahan.

“Kami sudah menduga akan menghadapi pertandingan seperti ini dari Isenmulang FC. Mereka sangat rapat saat bertahan dan mencoba melakukan transisi, karena mereka baru saja meraih kemenangan di laga tandang dan menggunakan pendekatan yang mirip seperti laga hari ini,” ujar Lefundes, Selasa.

Menurutnya, gaya bermain lawan seperti ini memang menyulitkan timnya. Setelah mencoba mengubah strategi pada awal babak kedua, Laskar Kepodang Emas berupaya untuk memecah kebuntuan, namun tidak berhasil.

“Gaya permainan lawan yang seperti ini, seiring berjalannya waktu dan mulai mendekati menit akhir pertandingan, akan terasa semakin sulit,” ujar eks pelatih yang musim lalu mengasuh Borneo FC itu.

“Lalu, kami mulai memikirkan alternatif strategi. Saat memasuki jeda babak, kami memutuskan untuk mengubah dinamika karena cara mereka mengorganisasi tim agar bisa unggul dalam pertandingan,” imbuhnya.

Pelatih asal Brasil ini juga mempertanyakan keabsahan gol Isenmulang FC di laga ini. Ia menilai dalam proses terciptanya gol yang dicetak Kenji Nishioka pada menit ke-64, sempat terjadi pelanggaran terlebih dahulu.

“Di situ kami malah kebobolan. Memang gol itu tidak offside, tetapi jelas terjadi pelanggaran pada momen yang mengawali proses terciptanya gol tersebut. Lalu, butuh hampir empat menit untuk memvalidasinya,” kata Lefundes.

“Setelah itu mereka menyatakan itu gol. Mereka menghabiskan empat menit untuk melihat bahwa pelanggaran yang seharusnya terjadi dianggap bukan pelanggaran dan mengesahkan gol,” lanjutnya.

Lefundes juga menyoroti salah satu masalah anak asuhnya dalam laga ini, yakni penyelesaian akhir yang tidak maksimal. Ada banyak peluang yang tercipta, namun sayangnya tidak ada yang bisa dikonversi menjadi gol.

“Kami sebenarnya sudah menganalisis untuk mengubah strategi, terlepas dari apakah gol itu disahkan atau tidak. Kami sempat mencetak gol dan memiliki beberapa peluang lain, tetapi sayangnya kami tidak bisa mengonversinya,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *