Mengenang 2 Pertandingan Historis Timnas Indonesia Vs Yordania: Momen Pembantaian yang Kejam

Timnas Indonesia memiliki beberapa pertandingan yang cukup mengesankan saat berjumpa Yordania. Kilas balik dari momen pertemuan ini layak diulang menjelang duel keduanya pada FIFA Matchday November 2026.

Bagi Timnas Indonesia, pertemuan menghadapi Yordania terasa cukup spesial. Dalam catatan sejarah, kedua tim memang sudah cukup sering berjumpa dengan total lima pertemuan di berbagai kesempatan.

Sayangnya, dari semua laga tersebut, Skuad Merah Putih selalu mengalami hasil yang mengecewakan. Timnas Indonesia selalu tumbang setiap kali berhadapan dengan Yordania.

Untuk pertemuan terdekat, anak asuh John Herdman tentu harus berhati-hati. Pasalnya, tim berjulukan Al Nashama itu sudah memiliki status mentereng sebagai peserta Piala Dunia 2026. Berikut adalah deretan laga Timnas Indonesia kontra Yordania yang layak dikenang.

Pertemuan terakhir menghadapi Yordania sebenarnya meninggalkan momen yang berkesan bagi Timnas Indonesia. Pertandingan tersebut tersaji pada putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2023, tepatnya pada medio Juni 2022.

Ketika itu, Skuad Garuda memulai kampanyenya dengan hasil memuaskan setelah menumbangkan tuan rumah Kuwait dengan skor 2-1 di laga perdana. Hasil ini menjadi modal untuk menantang Yordania sebagai tim terkuat di Grup A pada partai kedua.

Di laga ini, anak asuh Shin Tae-yong tidak terlihat inferior saat menghadapi lawan dengan kualitas tinggi. Timnas Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit karena berhasil menciptakan banyak peluang.

Sayangnya, gawang Timnas Indonesia harus kebobolan pada awal babak kedua. Fachruddin Aryanto dkk. kecolongan lewat skema serangan balik cepat yang berbuah gol Abdallah Al-Naimat pada menit ke-48.

Jalannya laga ini memang cukup menegangkan, apalagi Skuad Garuda sempat terkena hukuman penalti pada pertengahan babak kedua. Beruntung, eksekusi tersebut berhasil digagalkan oleh Nadeo Argawinata.

Kendati akhirnya harus kalah 0-1 dari Yordania, Timnas Indonesia berhasil bangkit pada laga terakhir dengan menumpas Nepal tujuh gol tanpa balas. Kemenangan tersebut sekaligus mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia 2023 melalui klasemen runner-up terbaik.

Jauh sebelum momen tersebut, catatan pertemuan Timnas Indonesia menghadapi Yordania juga pernah diwarnai berbagai persoalan. Momen ini terjadi saat keduanya berjumpa pada medio Januari 2013.

Kala itu, manajer Timnas Indonesia, Mesak Manibor, sempat menyatakan bahwa laga ini batal digelar. Namun, pihaknya lantas bersedia memenuhi permintaan PSSI untuk tetap memberangkatkan Skuad Garuda ke Yordania.

Jika melihat rute keberangkatannya, Timnas Indonesia kala itu bertolak dari Medan menuju Jakarta. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum akhirnya terbang menuju Amman, Yordania.

Berdasarkan jadwal, Tim Garuda hanya memiliki waktu satu hari menjelang laga uji coba ini. Akibat persiapan yang sangat singkat, performa tim nasional yang saat itu diperkuat Andik Vermansah, Raphael Maitimo, Wahyu Wijiastanto, hingga Okto Maniani, menjadi tidak optimal.

Skuad asuhan Nil Maizar akhirnya harus kalah telak dengan skor lima gol tanpa balas. Gol-gol tersebut disumbangkan oleh Mahmoud Za’tara, Amer Deep, Saeed Murjann, serta dua gol lainnya oleh Khalil Bani Itah. Hasil ini menjadi kekalahan terbesar Timnas Indonesia dari Yordania dalam catatan sejarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *