Rekor buruk menghantui Persija menjelang pertandingan pekan keenam. Persija tidak pernah menang atas Arema FC dalam tiga partai kandang terakhir, termasuk kekalahan 0-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada musim lalu.
Terakhir kali Persija mampu mengalahkan Arema FC di kandang adalah pada musim 2022/2023, saat menaklukkan tim berjuluk Singo Edan tersebut dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Setelah itu, Persija bermain imbang 2-2 kontra Arema FC pada musim 2024/2025 dan kalah 1-3 pada kompetisi 2025/2026.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengaku tidak mengetahui rekor buruk tim asuhannya saat melawan Arema FC. Namun, ia berambisi mematahkan kutukan tersebut, sebagaimana tim ibu kota berhasil menundukkan Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda pada awal musim ini.
Sebelum mengalahkan kedua kesebelasan itu, Persija memang sudah lama tidak menang atas Persib dan Borneo FC, terutama saat bermain di kandang lawan.
“Sebenarnya saya sama sekali tidak mengetahui rekor tersebut sebelumnya, jadi saya sedikit terkejut. Namun, pada dasarnya sebuah rekor itu ada untuk dipecahkan,” ujar Shin Tae-yong.
Persija menang 1-0 atas Borneo FC pada pekan pertama BRI Super League, yang merupakan kemenangan pertama di Samarinda sejak 2018. Selain itu, Persija juga menang 2-1 atas Persib pada pekan kedua, yang menjadi perolehan tiga poin perdana sejak tiga tahun terakhir.
“Sama halnya seperti ketika kami melawan Persib Bandung maupun Borneo FC di mana kami berhasil mematahkan rekor tersebut, untuk pertandingan melawan Arema FC pun saya percaya kami bisa memecahkan rekor itu dan meraih kemenangan,” ucap Shin Tae-yong.
