Laskar Mataram kini mengalihkan fokus ke laga pekan ketujuh. Tim ini bertolak dari Bandar Lampung menuju Bali untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan mendatang.
Media Officer PSIM Yogyakarta, Irza Triamanda, menginformasikan bahwa rombongan tim sudah menuju Pulau Dewata setelah laga kontra Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam WIB.
“PSIM langsung bertolak dari Bandar Lampung menuju Bali pada siang ini untuk menjalani pertandingan tandang melawan Isenmulang Kalteng FC,” ujar Irza pada Rabu (21/10/2026).
Laskar Mataram dijadwalkan bersua Isenmulang Kalteng FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (24/10/2026). Persiapan singkat ini diharapkan dapat membantu tim meraih kemenangan perdana musim ini.
“Kami latihan dulu tanggal 22-23 di Bali. Mohon doanya semoga PSIM bisa pulang membawa kemenangan pertama,” kata Irza.
Dalam lawatan kali ini, PSIM Yogyakarta membawa 23 pemain ke Bali. Salah satunya adalah gelandang asal Portugal, Ze Valente, yang mendapat kartu merah saat berjumpa Bhayangkara FC.
“Kami membawa 23 pemain, termasuk Ze Valente yang mendapat kartu merah melawan Bhayangkara. Dia ikut dibawa juga untuk bisa membantu skema tim saat latihan,” jelas Irza.
Sementara itu, PSIM belum mengumumkan daftar lengkap pemain yang dibawa ke Bali. Klub masih menyelesaikan urusan administrasi, termasuk yang berkaitan dengan kondisi pemain yang cedera.
“Namun, untuk nama kompletnya menyusul, karena masih ada pengurusan terkait administrasi pemain karena ada yang cedera. Takutnya berpengaruh nanti, tidak bisa klaim BPJS kalau sudah dipublikasikan sekarang,” imbuhnya.
PSIM masih kesulitan meraih kemenangan hingga pekan keenam Super League. Kekalahan 0-1 dari Bhayangkara FC menjadi hasil negatif terbaru yang diterima Franco Ramos dkk.
Pertandingan di Bandar Lampung tersebut juga menjadi laga pertama PSIM usai berpisah dengan pelatih Jean-Paul van Gastel yang dipecat akhir pekan lalu. Untuk sementara, tim ditangani oleh caretaker Guntur Cahyo Utomo.
Dari enam pertandingan yang dijalani, PSIM baru mengoleksi satu poin. Hasil tersebut membuat Laskar Mataram terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara dan berada di zona degradasi.
