Shin Tae-yong Beri Jawaban Berkelas atas Sanksi Persija dan Larangan Away Setengah Musim The Jakmania, Enggan Cari Alasan dan Pembenaran

Pelatih Shin Tae-yong merespons hukuman yang diterima timnya dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Ia mengungkapkannya dalam konferensi pers setelah Persija menghabisi Arema FC 5-1 pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026) malam WIB.

Pada siang harinya, Ferry Paulus selaku Direktur Utama I.League membacakan hasil sidang Komdis untuk Persija yang didenda total Rp90 juta. Sanksi tersebut dijatuhkan akibat keributan antarsuporter saat Persija takluk 2-3 dari Persita Tangerang pada pekan kelima. Selain itu, The Jakmania juga dijatuhi sanksi larangan tur tandang selama setengah musim.

Shin Tae-yong enggan mencari alasan atau pembenaran terkait hukuman Komdis itu. Arsitek asal Korea Selatan tersebut lebih memilih meminta The Jakmania untuk melakukan introspeksi.

“Ya, saya juga baru menerima laporan mengenai sanksi yang dijatuhkan kepada kami setelah tiba di stadion,” ujar Shin Tae-yong.

“Namun, daripada mencari-cari alasan atau pembenaran terkait sanksi tersebut, saya justru berharap para suporter kami tidak lagi melakukan tindakan seperti itu ke depannya,” lanjutnya.

“Sebab, ketika tindakan semacam itu terjadi, yang akan mengalami kerugian bukan hanya klub, melainkan juga para pemain dan seluruh suporter itu,” jelasnya.

Shin Tae-yong ingin The Jakmania menjaga sikap, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia menekankan bahwa Persija akan merugi jika pendukungnya berperilaku negatif.

“Semuanya akan sama-sama menanggung kerugian. Karena itu, saya berharap kejadian yang tidak diinginkan seperti ini tidak terulang lagi,” tutur Shin Tae-yong.

“Saya pikir hal seperti ini jelas harus menjadi bahan introspeksi, baik bagi para suporter kami maupun semua pihak,” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *