BRI Super League: Curhat Dominic Holec setelah Gawangnya Dibobol Lima Kali oleh Bali United

Kekalahan telak Garudayksa FC dari Bali United membuat internal tim sangat kecewa, tak terkecuali bagi penjaga gawang mereka. Kiper berpaspor Slovakia itu mengaku tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan terkait kekalahan memalukan timnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Rabu (21-10-2026).

Melakoni laga pekan keenam BRI Super League 2026/2027, tim berjuluk Spirit of Garuda tersebut secara mengejutkan ditekuk lima gol tanpa balas. Padahal, sebelum terbang ke Pulau Dewata, tim asuhan Milos Joksic ini bermodalkan kemenangan 3-1 atas Arema FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, pada pekan kelima.

“Sejujurnya, saya bahkan tidak tahu harus menjawab pertanyaan ini seperti apa. Bagi saya, ini adalah pertandingan yang berat,” kata Dominik Holec usai pertandingan.

Menurut kiper berusia 32 tahun itu, Garudayksa FC sebenarnya tidak tampil terlalu buruk, terutama di babak pertama. Terbukti, tuan rumah baru bisa mencetak gol beberapa saat sebelum turun minum, sementara empat lesatan lainnya tercipta di sepanjang babak kedua.

“Di babak pertama, kami tidak bermain buruk. Kami menciptakan beberapa peluang, tetapi sayangnya kami tidak berhasil mencetak gol. Kami memiliki banyak kesempatan lewat serangan balik yang tidak kami selesaikan dengan baik. Sangat disayangkan kami kebobolan gol seperti itu di penghujung babak pertama,” ungkap Dominik Holec.

Di babak kedua, nasib Garudayksa FC justru semakin memburuk. Gol bunuh diri Hamra Hehanusa pada menit ke-51 turut memperparah hasil akhir.

“Di awal babak kedua, kami kebobolan gol kedua yang merupakan gol bunuh diri. Hal seperti itu bisa saja terjadi dalam sepak bola, tetapi setelah itu, kami seperti berhenti bermain. Entah mengapa. Sulit untuk mengatakan apa pun,” ucapnya.

Kiper Timnas Slovakia itu tidak ingin menyalahkan siapa pun karena hal apa pun bisa terjadi dalam sepak bola. Namun, kebobolan hingga lima gol tentu terasa menyakitkan bagi seorang penjaga gawang.

“Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun. Ini sepak bola, hal seperti ini bisa terjadi, tetapi tidak seharusnya kami kalah 5-0. Itu tidak baik. Bagi saya, sulit untuk berkomentar karena saya kebobolan lima gol. Hari ini benar-benar hari yang buruk bagi saya,” kata Dominik Holec.

Kekalahan ini membuat Garudayksa FC terpuruk di posisi ke-14 klasemen sementara dengan raihan lima poin. Hasil tersebut merupakan akumulasi dari satu kemenangan, dua kali imbang, dan tiga kali kalah.

Pada laga selanjutnya, Dominik Holec dkk. akan menjamu juara bertahan, Persib Bandung, di Stadion Pakansari pada Minggu (25-10-2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *