Kartu Merah Berujung Sanksi 3 Laga, Gelandang PSIM Ze Valente Nilai Deskripsi Komdis PSSI Tak Sesuai Fakta

Gelandang tersebut meluapkan keberatan setelah Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman larangan bermain tiga laga akibat kartu merah yang ia terima saat melawan Bhayangkara FC.

Melalui Instagram Story pada Senin (26-10-2026) malam WIB, Ze mengunggah sejumlah potongan gambar dan video yang memperlihatkan insiden saat dirinya terlibat duel dengan pemain Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto. Dalam pertandingan pada 22 Oktober 2026 tersebut, Ze diganjar kartu merah langsung usai kakinya tidak sengaja mengenai kepala Subo saat keduanya berusaha memperebutkan bola.

“Saya ingin mengklarifikasi dan menyampaikan keberatan terhadap deskripsi insiden yang menyebabkan saya mendapatkan kartu merah dan hukuman larangan bermain tiga pertandingan. TIGA!!!” tulis Ze.

“Dalam keputusan disiplin disebutkan bahwa saya ‘mengangkat kaki terlalu tinggi ke arah kepala pemain lawan’. Saya menghormati keputusan disiplin, tetapi deskripsi tersebut tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi dalam situasi tersebut,” lanjutnya.

“Gambar-gambar ini menunjukkan urutannya dengan jelas. Saya sedang berebut bola dan gerakan saya ditujukan ke arah bola. Saya yang terlebih dahulu menyentuh bola.”

“Setelah menyentuh bola, kaki saya tetap melanjutkan gerakan secara alami. Tidak ada gerakan tambahan atau gerakan yang disengaja ke arah kepala lawan. Pada saat duel tersebut, lawan menundukkan kepalanya dan masuk ke arah lintasan kaki saya, sehingga kontak tidak dapat dihindari,” tegas Ze.

Mantan pemain PSS Sleman itu tidak menyangkal adanya kontak dalam duel tersebut. Namun, ia keberatan jika insiden itu dinilai sebagai tindakan mengangkat kaki ke arah kepala lawan dengan sengaja.

“Saya tidak mengatakan bahwa tidak terjadi kontak. Memang terjadi kontak. Yang saya keberatan adalah anggapan bahwa saya sengaja mengangkat kaki ke arah kepala lawan. Saya membagikan gambar-gambar ini agar semua orang dapat melihat urutannya dan menarik kesimpulan masing-masing,” tambahnya.

Ia memahami bahwa pengadil harus mengambil keputusan dalam waktu singkat selama pertandingan. Namun, menurut Ze, penilaian disiplin selepas laga semestinya mempertimbangkan fakta kejadian secara tepat.

“Saya selalu menerima bahwa dalam sebuah duel perebutan bola, kontak dapat terjadi dan wasit harus mengambil keputusan dalam hitungan detik. Namun, ketika keputusan disiplin dibuat setelah pertandingan, menurut saya penting agar fakta yang terjadi digambarkan secara tepat,” kata Ze.

“Tidak ada niat untuk mengenai atau mencederai lawan. Saya berusaha merebut bola, saya menyentuh bola terlebih dahulu, dan kontak terjadi setelahnya akibat pergerakan lawan,” lanjutnya.

Tak hanya mempersoalkan sanksi yang diterima, Ze juga mempertanyakan konsistensi penerapan hukuman oleh Komdis PSSI. Ia membandingkan insidennya dengan kejadian lain yang melibatkan pemain Madura United dan Persik Kediri.

“Saya hanya ingin memahami kriteria yang digunakan. Dalam insiden saya, terjadi perebutan bola. Saya menyentuh bola terlebih dahulu dan kontak terjadi setelahnya. Situasi tersebut mungkin dapat dikategorikan sebagai ‘serious foul play’, karena terjadi dalam sebuah duel untuk merebut bola,” ucap Ze.

“Namun, dalam insiden lainnya, bola bahkan tidak sedang diperebutkan dan pemain tersebut melakukan kontak langsung dengan lawannya, sebuah situasi yang dapat dikategorikan sebagai ‘violent conduct’.”

“Jadi, bagaimana dapat dijelaskan bahwa sebuah duel untuk merebut bola berujung pada hukuman tiga pertandingan, sementara sebuah tindakan tanpa upaya untuk memainkan bola hanya menghasilkan satu pertandingan? Saya hanya mempertanyakan proporsionalitas dan konsistensi kriteria disiplin yang digunakan.”

“Kami sudah tahu bahwa tidak akan ada yang berubah, tetapi jangan berpikir bahwa kami diam saja dan tidak memperhatikan. Kami melihat dan memperhatikan semuanya,” sebut pemain asal Portugal tersebut.

Sebelumnya, Ze absen ketika Laskar Mataram bersua Isenmulang Kalteng FC dan kemungkinan bakal melewatkan dua pertandingan berikutnya melawan Borneo FC serta Dewa United.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *