Kelompok suporter Slemania menunjukkan kepedulian terhadap sesama melalui aksi kemanusiaan. Mereka menggalang donasi masker untuk membantu warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Aksi tersebut berlangsung di area Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (27/10/2026) sore WIB. Kegiatan ini bertepatan dengan laga kandang PSS melawan Borneo FC pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027.
Ketua Umum Slemania, Richo Dwi Kuncoro, mengatakan bahwa penggalangan donasi tersebut merupakan bentuk empati terhadap masyarakat dan suporter di Kalimantan yang tengah menghadapi dampak kabut asap akibat karhutla.
“Donasi masker ini memang dalam rangka menunjukkan kepedulian terhadap teman-teman di Kalimantan. Momentumnya adalah saat Slemania melawan Borneo FC,” ujar Richo di sela-sela kegiatan.
“Hasil sumbangan langsung disalurkan kepada suporter Borneo FC yang datang ke sini. Ada yang memang datang langsung ke Sleman untuk menonton pertandingan,” sambungnya.
Selain masker, Slemania juga menerima bantuan berupa uang tunai dari para suporter yang hadir di Stadion Maguwoharjo. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya menggalang dukungan bagi mereka yang membutuhkan.
Melalui aksi tersebut, Slemania berharap kondisi di Kalimantan segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas tanpa terganggu kabut asap.
“Harapannya, warga di Kalimantan tetap sehat selalu, musibah segera berakhir, dan mereka bisa segera menghirup udara segar kembali,” ucapnya.
Pada laga ini, Slemania membentangkan spanduk bertuliskan All Eyes on Karhutla di sisi tribun utara Stadion Maguwoharjo sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana tersebut.
Di tengah aksi solidaritas tersebut, PSS harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor tipis 1-2. Skuad berjuluk Super Elang Jawa tersebut berhasil mengamankan kemenangan.
Borneo FC membuka keunggulan lewat gol Rahmad Dandy Sonriza pada menit ke-38. Tim tamu kemudian menggandakan keunggulan melalui Hugo Samir di menit ke-75.
PSS sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Matheus Fornazari pada menit ke-86. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Laskar Sembada dari kekalahan.
Hasil ini membuat PSS tertahan di urutan ke-15 klasemen sementara Super League dengan koleksi empat poin. Sementara itu, Borneo FC bercokol di posisi ke-12 dengan nilai sembilan.
