PSIM memilih untuk menetap di Surabaya seusai melawan Persebaya pada lanjutan BRI Super League 2026/2027. Keputusan tersebut diambil demi menjaga kondisi fisik pemain sebelum melakoni laga tandang berikutnya.
Laskar Mataram baru saja menghadapi Persebaya Surabaya dalam pekan kedua di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026). Dalam laga tersebut, PSIM kalah tipis 0-1.
Lima hari berselang, PSIM sudah harus bertanding lagi. Mereka akan menyambangi markas Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Jumat (18/9/2026).
“Manajemen dan tim pelatih telah sepakat untuk menetap di Surabaya demi mencegah kelelahan pemain akibat perjalanan. Setelah menjalani pertandingan melawan Persebaya, para pemain sangat membutuhkan waktu istirahat yang cukup,” ujar Manajer PSIM, Iksan Mahar, pada Selasa (15/9/2026).
Iksan menyebut bahwa tim sengaja menghindari perjalanan panjang dalam waktu singkat. Menurutnya, kondisi fisik pemain perlu dijaga setelah melakoni pertandingan berat kontra Persebaya.
Selain faktor kebugaran, efisiensi perjalanan juga menjadi pertimbangan PSIM. Dari Surabaya, perjalanan menuju Pamekasan dinilai lebih praktis ketimbang harus kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu.
“Dengan menetap di Surabaya, tim juga memiliki waktu lebih panjang dalam mempersiapkan laga selanjutnya. Jika dipaksakan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu, beban fisik akan bertambah dan berisiko menurunkan performa,” katanya.
“Sisa waktu ini kami optimalkan sepenuhnya untuk pemulihan fisik, pengawasan asupan gizi, dan pematangan taktik,” lanjut pria berusia 34 tahun tersebut.
Laskar Mataram berharap masa transit di Kota Pahlawan bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mempersiapkan duel melawan Madura United. “Kami ingin memastikan skuad dalam kondisi bugar seratus persen dan siap bertanding pada Jumat mendatang untuk meraih poin maksimal,” ucap Iksan.
Madura United menjadi lawan yang tidak mudah bagi PSIM. Laskar Sape Kerrab tengah berada dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun pada dua laga awal musim ini.
Sementara itu, PSIM baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan. Laskar Mataram bermain imbang 1-1 kontra Persita Tangerang sebelum akhirnya takluk dari Persebaya.
Hasil tersebut membuat skuad asuhan Jean-Paul van Gastel menempati peringkat ke-12 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027 dengan koleksi satu poin.
