Juan Cortes Jadi Korban Pertama Keganasan BRI Super League, Baru 2 Laga Sudah Digusur dari Kursi Pelatih Persijap

Manajemen Persijap akhirnya mengambil langkah tegas dan signifikan dengan menunjuk pelatih kepala baru setelah mengalami awal musim yang buruk. Manajemen memutuskan untuk kembali menunjuk Mario Lemos sebagai nakhoda baru. Sebelumnya, juru taktik asal Portugal ini bertugas sebagai Direktur Teknik pada awal musim 2026/2027.

“Ini bukanlah memulai dari awal, melainkan kelanjutan dari rencana jangka panjang. Mario Lemos kembali ditunjuk sebagai pelatih kepala, melanjutkan pekerjaan dan visi yang telah dibangun bersama,” ujar manajemen Persijap.

Bagi Mario, tugas menangani Laskar Kalinyamat bukanlah hal baru. Ia pernah menjabat sebagai pelatih kepala pada periode Juni hingga November 2025. Pada periode berikutnya, ia kembali mengasuh tim pada Februari hingga Juni 2026.

Sementara itu, pelatih kepala Persijap sebelumnya, Juan Cortes, mendapatkan tugas baru sebagai Direktur Teknik (Dirtek). Ia akan bertugas di balik layar untuk memperkuat struktur klub asal Jawa Tengah ini.

“Sementara itu, Juan Cortes mengambil peran baru sebagai Direktur Teknik, membawa pengalaman dan perspektifnya untuk memperkuat struktur sepak bola klub dari balik layar. Peran berbeda. Satu visi. Perjalanan ini terus berlanjut,” demikian informasi dari Persijap.

Pada awal musim ini, Juan Cortes mengawali kompetisi dengan catatan negatif. Laskar Kalinyamat menanggung dua kekalahan beruntun, masing-masing saat menghadapi Borneo FC (0-1) dan Madura United (0-2).

Akibat hasil ini, Persijap terseret ke zona merah klasemen sementara BRI Super League 2026/2027. Mereka menempati peringkat ke-16 dan hanya unggul atas Java United serta Isenmulang FC yang terkena sanksi pengurangan poin.

Hasil negatif yang dialami Persijap pada awal musim ini tidak terlepas dari persiapan yang kurang maksimal dalam menyambut kompetisi. Selain pembentukan skuad yang mepet, ajang pramusim juga berlangsung cukup singkat.

Sebagai informasi, Laskar Kalinyamat baru memulai latihan pertamanya pada Senin (17-8-2026) di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK). Padahal, pada laga perdana, mereka harus bertanding menghadapi Madura United pada Minggu (6-9-2026).

Hal itu berarti waktu yang dimiliki Laskar Kalinyamat dalam mematangkan tim tidak sampai tiga pekan. Padahal, tim-tim lain sudah sejak lama menggelar pemusatan latihan dan rangkaian uji coba.

Tugas Mario Lemos kini tidak mudah. Pada laga terdekat, Persijap akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, pada Minggu (20-9-2026) pukul 15.30 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *