Bombastikkabausirah.com – Rabu (16/06/2021)

Sejak awal manajemen Semen Padang FC monolak keras format Liga 2 Indonesia 2021 yang menerapkan sistem pembagian grup dan home tournament. Dengan alasan ini pula pihak manajemen Semen Padang FC juga enggan untuk mencalonkan diri menjadi tuan rumah salah satu grup nantinya.

Format yang diusulkan oleh Semen Padang FC adalah format yang lebih profesional dan lebih banyak pertandingan. Yaitu kembali ke format Liga 2 Indonesia seperti musim-musim sebelumnya dengan sistim dua wilayah dan kompetisi penuh. Hal itu ditegaskan oleh manager tim berjuluk Kabau Sirah, Effendi Syahputra.

“Intinya kita konsisten sejak awal kompetisi liga 2 harus profesional, dengan sistem wilayah Barat dan Timur seperti biasanya. Ini murni untuk menaikkan value Liga 2 itu sendiri, agar kompetisi Liga 2 tidak seperti turnamen antar kampung atau 17 Agustusan dengan sistem turnamen,” ujarnya, Selasa (15/6) seperti yang kami kutip dari laman resmi klub.

“Kita ditawari untuk mengikuti bidding sebagai tuan rumah sistem turnamen 4 grup. Semen Padang FC menolak,dengan alasan konsistensi kita mempertahankan sistem kompetisi profesional dua Wilayah Liga 2,” sambung Effendi Syahputra.

“Tawaran menjadi tuan rumah sebenarnya menggiurkan, apalagi biaya penyelenggaraan sebagai tuan rumah juga ikut di tanggung oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Tapi kami ingin menunjukan bahwa kami konsisten dengan perjuangan kami, agar kompetisi ini berjalan dengan profesional dan dengan value tinggi serta punya nilai di mata sponsor yang mensponsori kami,” pungkasnya.

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 @semenpadangfc

.