Denpasar-Senin (25/2) Bali United tergabung di grup B bersama Bhayangkara FC, Mitra Kukar serta Semen Padang FC. Pada babak penyisihan Piala Presiden 2019. Bersama Bhayangkara FC, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu diunggulkan lolos dari fase grup.

Namun bukan berarti Bali United merasa di atas angin. Mereka justru waspada dengan dua tim lainnya. Mitra Kukar memang terlempar dari Liga 1, namun pelatih Bali United Stefano Cugurra menilai bukan berarti mereka bisa diremehkan.

Apalagi beberapa pemain kunci seperti Dedi Gusmawan serta kiper Geri Mandagi masih setia bersama klub berjuluk Naga Mekes tersebut. “Mitra Kukar memang degradasi . Tapi saya tidak tahu berapa pemain disana. Pelatih baru juga pasti ada,” ucap pelatih yang sering di sapa Teco tersebut.

Untuk Semen Padang FC, Teco juga enggan memandang sebelah mata. Berstatus sebagai tim promosi di Liga 1, bisa saja Semen Padang FC menjadi kuda hitam di grup B. Ditambah Teco belum tahu banyak soal tim Semen Padang FC.

“Saya tidak pernah liat Semen Padang FC main tahun kemarin, tentu saya harus cari informasi lebih banyak. Tentu kami respect kesemua tim,” ujar pelatih asal Brazil tersebut. Teco juga tidak ingin terlalu banyak mengomentari calon lawan di grup B. Dia pilih fokus kepada timnya.

Sebelumnya pada babak 16 besar Piala Indonesia, Bali United sukses menjungkalkan Persela Lamongan. Mereka lolos ke babak 8 besar tanpa kebobolan. Namun itu tidak bisa dijadikan patokan.

“Yang penting kami harus konsentrasi untuk perbaiki tim kami dalam setiap latihan,” tutur mantan pelatih Persija Jakarta menyudahi. Namun ada sedikit perubahan jadwal kontra Bali United, yang semula 8 Maret, digeser menjadi 10 Maret. Sementara laga yang lain tidak mengalami perubahan.

Sumber : padang ekspres