Bombastikkabausirah.com – Selasa (01/06/2021)

Tindakan medis mengharuskan mengamputasi kaki Raditya Alvaro, bek kanan berbakat eks Sekolah Sepakbola (SSB) Balai Baru, Padang Sumatera Barat.

Hal ini dilakukan demi kelangsungan hidup dan masa depannya. Dilansir dari Tapak Humanity via tulisan Abu Hanifah, Raditya Alvaro harus mengikhlaskan kehilangan satu kakinya.

“Bismillahirrahmanirrahim, kami dari Tapak Humanity, hari ini Senin (31/5), mulai melakukan open donasi untuk Raditya Alvaro sebagai wujud kepedulian untuk menyemangati Radit agar tetap selalu semangat menjalani kehidupan pasca operasi amputasi kaki kanannya,” tulis Abu Hanifah dan Tapak Humanity mengabarkan kondisi terkini Raditya Alvaro.

Raditya Alvaro adalah pesepakbola berbakat yang kini berusia 16 tahun dan pernah tergabung di skuad PSP Padang U-13. Ia mengalami insiden waktu bermain pada akhir 2019 lalu yang meyebabkan terasa sakit pada kakinya.

Kejadian ini diduga menjadi pemicu kanker tulang yang terjadi pada kakinya. Setelah kejadian itu, hari kehari kondisi bengkak dikaki Raditya Alvaro semakin membesar.

Dengan kondisi yang semakin memburuk, ia pernah dibawa ke Rumah Sakit oleh orang tuanya. Namun ketika itu ia hanya disarankan untuk rawat jalan saja.

Tapi sekitar bulan November 2020, akhirnya Radit dirawat di Rumah Sakit. Dan akhirnya dokter memutuskan untuk mengamputasi kaki Raditya Alvaro. Namun keputusan itu membuat orang tuanya syok, begitu juga dengan Radit.

Akhirnya Raditya Alvaro kembali dibawa pulang kembali oleh orang tuanya karena Radit benar-benar trauma mendengar hal itu. Sejak mendengar keputusan dokter tersebut, Radit tak mau lagi dibawa ke Rumah Sakit oleh orang tuanya.

Kemudian pada 14 Mei 2021, kondisi Radit sudah sangat emergency dengan keluarnya darah seiring bengkak kakinya yang makin membesar. Akhirnya Radit harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin, Padang dan dirujuk ke Rumah Sakit M. Jamil, Padang.

Kamis (28/5) sekitar pukul 18.00 WIB, Radit dibawa ke ruang operasi untuk tindakan amputasi kakinya. Tiga jam kemudian Radit harus memasuki dan menjalani hidup barunya dengan kehilangan satu kakinya.

“Ada luka yang tak kasat mata tapi tetap terasa. Itulah yang dirasakan Radit saat ini. Radit jadi pendiam, terkadang menangis tiba-tiba dan tak mau berbicara kepada siapapun,” lanjut tulisan Abu Hanifah.

Padahal menurut pelatih yang pernah menanganinya, Zul Udo Chaniago, saat kejuaraan Indonesia Golden Drink Internasional di Sentul, Bogor, Indonesia, Radit adalah anak yang ceria dan mudah bergaul dengan siapa pun.

“Tetap semangat ananda Raditya Alvaro, ini adalah suratan hidup yang harus kau jalani. Walau berat cobaan yang dihadapi, harus tetap tabah ananda. Mungkin Allah SWT akan memberi kemudahan jika kau tabah serta tawakal menerimanya,” tulis Zul Udo di wall Facebooknya untuk memberi semangat Raditya Alvaro.

“Tetap bersyukur dan ingatlah yang maha kuasa disetiap detak jantungmu agar hatimu semakin dekat dengan-Nya dan ikhlas menerima semuanya,” lanjut Zul Udo Chaniago.

“Untuk adikku, Amrizal dan Nersy Army, tetap support dan berikan motivasi yang terbaik untuk anaknya agar menjadi pribadi yang tegar dan kokoh menghadapi semua ini,” pungkas Zul Udo berpesan kepada kedua orang tua Raditya Alvaro.

Tak lupa Tapak Humanity, menyertakan nomor rekening serta nomor kontak yang harus dihubungi bagi siapa saja yang ingin membantu meringankan beban Raditya Alvaro dan orang tuanya.

“Sahabat dermawan, kami mengajak dan mengetuk hati untuk membantu Raditya Alvaro. Seberapapun donasi kita, sangatlah dibutuhkan Radit dan keluarga. Karana pasca amputasi, Radit banyak membutuhkan biaya, salah satunya kaki palsu,” lanjut tulisan tersebut.

Bagi orang baik dan dermawan yang ingin berbagi, silahkan langsung transfer donasinya ke :

Bank Mandiri

Nomor Rekening 900 00 2104772 6

A/n Amrizal (Orang tua Raditya Alvaro)

Konfirmasi Transfer via WhatApps

0821 4599 3330 Format Pesan : bantu_radit

“Apabila kita meringankan beban saudara kita, Allah akan mempermudah segala urusan kita. Semoga Allah Ta’ala catat menjadi amal pahala dihari Yaumil Akhir. Aamiin,” akhir tulisan tersebut.

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Sumber : Tapak Humanity

Pict : 📷 Tapak Humanity