Bombastikkabausirah.com – Rabu (26/05/2021)

Tiga orang anak tenggelam saat bermain di kubangan sedalam empat meter, di lokasi proyek pembangunan Stadion Mattoangin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dua orang meninggal, dan satu lainnya berhasil selamat.

“Ada dua orang tenggelam diperkirakan berusia 14-15 tahun dengan kondisi meninggal dunia dan satu orang selamat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Damkar Makassar, Hasanuddin, Minggu (23/5).

Terakhir diketahui kedua korban yang tewas tenggelam adalah, Muh Nurfaidz Adli Nur (15) dan Ahmad Yusuf Ilham Fajri (17). Mereka berenang di bekas galian dengan kedalaman sekitar empat meter.

Hasanuddin menyebut kubangan tersebut merupakan bekas galian Stadion Mattoangin. Pihaknya pun langsung membawa dua korban meninggal tersebut ke rumah duka yang berada di Jalan Kakatua 2, Kota Makassar.

“Mereka bermain di kubangan bekas galian Stadion Mattoanging. Kedalaman kubangan tersebut sekitar empat meter. Jenazah langsung kita bawa ke rumah orang tuanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hasanuddin mengimbau agar warga sekitar lokasi dapat memperhatikan anaknya saat bermain di sekitar lokasi proyek tersebut. Ia tak ingin ada lagi korban jiwa tenggelam di kubangan proyek Stadion Mattoangin.

Keluarga dua anak yang tewas saat berenang di bekas galian proyek Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan akan mendapat santunan.

“Sikap pemerintah atas kejadian ini tetap akan bertanggung jawab dan kita akan segera memberikan santunan kepada keluarga korban,” kata Kepala Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Sulsel, Mujiono, Minggu (23/5).

Mujiono mengatakan peristiwa serupa bukan pertama kali terjadi. Menurutnya, sebelum bulan puasa ada anak tenggelam di kubangan bekas galian itu, tetapi berhasil diselamatkan.

“Jadi sudah tiga kali kejadian (anak tenggelam di bekas galian proyek stadion),” ujarnya.

Mujiono mengklaim petugas Satpol PP sudah berjaga 24 jam secara bergantian di lokasi pembangunan Stadion Mattoangin. Pihaknya juga telah memasang pagar dan tanda larangan masuk ke lokasi pembangunan.

“Warga rusak pagar, robek larangan masuk dan bahkan kawat berduri yang dipasang dirobohkan. Untuk akses jalan juga kita hanya gunakan satu yang hanya mengarah ke Jalan Kakatua,” katanya.

Lebih lanjut, Mujiono mengaku akan menambah personel Satpol PP untuk berjaga di lokasi proyek Stadion Mattoangin tersebut.

“Ke depan kita akan tambah jumlah personel untuk antisipasi kejadian seperti itu. Kami juga minta warga sekitar agar menjaga anaknya tidak masuk ke lokasi proyek,” ujarnya mengakhiri.

○○○○

Sumber : cnnindonesia.com

Pict : 📷 google.com