Bombastikkabausirah.com – Sabtu (03/07/2021)

Masukan kompetisi Liga 1 Indonesia 2021 agar diadakan di luar Pulau Jawa kembali mencuat setelah PT Liga Indonesia Baru dan PSSI mengumumkan penundaan Liga 1 Indonesia 2021.

Seperti diketahui, Liga 1 Indonesia 2021 musim ini hanya diadakan di Pulau Jawa saja dengan menggunakan sistem series menyesuaikan kondisi COVID-19.

Akan tetapi, meski kompetisi sudah disesuaikan, tingginya kasus COVID-19 akhir-akhir ini di Pulau Jawa khususnya membuat BNPB menyurati PSSI dan PT LIB agar kompetisi Liga 1 Indonesia 2021 yang rencana bergulir 9 Juli mendatang ditunda hingga akhir Juli.

Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani mengatakan rencana untuk kompetisi diadakan di luar Pulau Jawa memang sebelumnya sudah pernah dibahas.

Akan tetapi dirinya sadar fasilitas Stadion yang ada di luar Pulau Jawa belum begitu banyak dan belum lagi jarak antar wilayahnya yang jauh.

“Sebenarnya teman-teman seperti Persipura kan sudah mengusulkan kenapa harus di jawa, apalagi kondisinya sedang tinggi tapi sulitnya memang kalau diadakan di luar jawa itu jarak tempuhnya itu,” kata Rahmat saya dikutip dari tribunnews.com.

“Misal di Kalimantan, itu jarak stadionnya jauh-jauh kemudian fasilitasnya tidak lengkap. Kalau misal satu series di Kalimantan kan minimal harus ada 8-9 stadion tapi kalau stadionnya jauh-jauh kan juga susah, repot, memang itu dilematis buat kita. Sejauh ini harus menunggu,” jelasnya.

Hal senada juga sebelumnya dikatakan Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno.

“Jadi memang kalau Liga 1 Indonesia 2021 dipusatkan di Jawa karena pertimbangan infrastrukturnya, apalagi ketika di Jawa jarak tempuh perpindahan dari satu seri ke seri berikutnya tidak terlalu jauh, sehingga banyak fasilitas juga yang kita pakai,” kata Sudjarno.

Lebih lanjut, dengan adanya penundaan ini dan kasus COVID-19 masih tinggi di Pulau Jawa membuat pihaknya bakal kembali berdiskusi apakah memungkinkan untuk diadakan di luar Pulau Jawa.

Sudjarno juga menyebut kalau Liga 2 Indonesia 2021 lebih mudah diadakan di luar Pulau Jawa lantaran format yang digunakan yakni grup berbeda dengan Liga 1 Indonesia 2021 yang menggunakan kompetisi penuh.

“Kalau Liga 2 Indonesia 2021 kan Formatnya empat atau tiga grup. Kita juga masih menunggu bidding siapa yang mau jadi tuan rumah. Sejauh ini yang mengajukan ada Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, nah kalau untuk Liga 2 bisa kita main di luar (Jawa) apa itu Kalimantan atau Sumatera kemungkinan bisa kita gunakan,” kata Sudjarno.

“Tapi kalau Liga 1 Indonesia 2021 kompetisi penuh, selain itu dari sisi infrastruktur juga belum kami tahu (di luar Jawa) tapi tentunya ini juga akan jadi diskusi kita dengan PSSI untuk mengambil keputusan,” pungkasnya.

○○○○

Sumber : tribunnews.com

Pict : 📷 google.com