Bombastikkabausirah.com – Selasa (13/07/2021)

Setelah kontraknya tidak diperpanjang oleh Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri, tidak buru-buru pulang atau melanjutkan karier di Indonesia. Hal ini tentu saja menyisakan kekecewaan terhadap sejumlah klub dalam negeri yang menginginkan jasa Egy Maulana Vikri, di antaranya Arema FC dan Persija Jakarta.

Egy Maulana Vikri yang termasuk bagian skuad Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong, memang dihubung-hubungkan dengan klub Liga 1 Indonesia 2021. Bahkan Arema FC melalui Presiden Gilang Widya Permana, mengisyaratkan bakal merekrut pemain-pemain berlabel Timnas Indonesia.

“Selain pemain asing, kami juga tengah mendekati pemain lokal yang berlabel Timnas. Sampai saat ini masih proses negosiasi harga, semoga segera deal,” kata Gilang, beberapa waktu yang lalu.

“Saya pikir Arema FC ini tim yang bagus, tentu saja kami ingin mendatangkan pemain bagus pula. Kalau pemain ini tidak bagus bagaimana mungkin ada di Timnas?” lanjut pria berjuluk crazy rich Malang itu.

Namun belakangan keinginan Arema FC untuk mendatangkan Egy Maulana Vikri agaknya berujung kekecewaan, sebab striker Timnas Indonesia itu tetap melanjutkan karier di Eropa. Selepas hengkang dari Lechia Gdansk di Liga Polandia, Egy disebut bakal bergabung bersama klub kasta tertinggi Liga Norwegia, Fotballklubben Bodo/Glimt.

Bodo/Glimt adalah klub sepak bola yang berbasis di kota Bodo, yang saat ini bermain di Eliteserien, kompetisi kasta tertinggi Norwegia. Bodo/Glimt didirikan pada tahun 1916. Julukan tim ini, Glimt, adalah nama asli dari tim ini.

Bodo/Glimt memenangkan Piala Norwegia Utara sembilan kali dan Piala Norwegia dua kali. Glimt dikenal dengan kostum tim berwarna kuning sebagai simbol suporter sejak tahun 1970-an.

Pada awal 2000-an, Bodo/Glimt merupakan salah satu tim teratas di Norwegia, tetapi mengalami degradasi pada akhir musim 2005. Setelah dua tahun, pada 12 November 2007, tim ini kembali ke kompetisi kasta tertinggi, setelah mengalahkan Odd Grenland dengan skor agregat 4–2 dalam pertandingan play-off promosi.

Kontrak Egy Maulana Vikri bersama Lechia Gdansk diketahui sudah berakhir pada 30 Juni 2021. Media Polandia, Trojmiasto menganggap wajar bila Egy akan hengkang karena ia tak mendapat menit bermain yang lebih di Lechia Gdansk.

“Di akhir bulan (Juni), kontrak berakhir untuk dua pemain yakni Egy Maulana Vikri dan Mateusz Zukowski. Sementara pemain Indonesia bermasalah dengan jam terbang, karena ia hanya tampil dalam 10 laga selama 3 tahun di Gdansk, maka Zukowski seharusnya mendapat kontrak baru.” tulis Trojmiasto.

Egy sendiri sempat menyatakan masih ingin bermain di Eropa jika tak mendapat perpanjangan kontrak baru dari Lechia Gdansk pada Januari 2021 lalu.

“Banyak yang tanya pernyataan seperti ini (apakah akan tetap di Eropa atau kembali ke Indonesia). Sudah lama saya bilang kalau saya masih penasaran untuk sukses di Eropa. Maju terus, jangan mundur. Kalau sudah maju masa mau mundur lagi? Jangan menyerah, jalani terus dan kerja lebih keras lagi,” ujar Egy Maulana Vikri.

○○○○

Sumber : suryamalang.com

Pict : 📷 @egymaulanavikri