Persepakbolaan Indonesia saat ini telah dikabuti awan gelap setelah isu pengaturan skor semakin merajalela. Namun hadirnya Satgas Anti Mafia Bola, kasus tersebut mulai terbongkar.

Bagaimana tidak, Satgas Anti Mafia Bola setidaknya telah menetapkan 16 tersangka dalam kasus ini. Terbaru, PLT Ketua Umum PSSI, Joko Driyono juga ditetapkan sebagai tersangka usai menghancurkan berkas-berkas, meski lokasi sudah disterilkan pihak berwajib.

Terlepas dari itu, CEO Semen Padang FC, Rinold Tamrin akan bersikap kooperatif terhadap Satgas Anti Mafia Bola untuk memperbaiki sepakbola tanah air. Bahkan ia siap untuk buka-bukaan jika diminta. “Kami taat hukum kok mas. Tentu kami siap untuk kerjasama,”ujar Rinold Thamrin saat dihubungi Indosport pada Rabu, (20/2).

Rinol Thamrin juga meminta kepada semua pihak, khususnya oknum dari PSSI, untuk tidak lagi mengacaukan sepakbola Indonesia.

“Satu lagi, sudah cukuplah kekacauan ini untuk sepakbola nasional Indonesia. Jangan dikacaukan lebih jauh. Tidak ada yang akan menang. Tokoh-tokoh sepakbola Indonesia rame-rame di permalukan didepan publik,” tambahnya.

Sumber : indosport.com