Bombastikkabausirah.com – Sabtu (19/06/2021)

Semen Padang FC terus mempersiapkan tim jelang bergulirnya Liga 1 Indonesia 2021 yang direncanakan digelar diakhir bulan Juni 2021. Setelah menggeber latihan fisik, kini Semen Padang FC mulai melakukan laga ujicoba atau latihan bersama. Lawannya kali ini adalah Tim SKO Sumbar (Sekolah Keberbakatan Olahraga Sumatera Barat)

Laga ujicoba melawan Tim SKO Sumbar, Sabtu (19/6) sore di lapangan Mess Indarung merupakan laga ujicoba pertama yang dilakukan tim berjuluk Kabau Sirah tersebut. Namun diluar dugaan Tim SKO Sumbar yang didampingi asisten pelatih fisik Timnas Indonesia, Alex Aldha Yudi sempat menyulitkan Semen Padang FC.

Performa bakat-bakat muda Sumbar dengan bendera Tim SKO Sumbar saat melawan Semen Padang FC menggambarkan progres yang meningkat dibanding dengan performa tim (individu play) saat tampil sebagai runner-up di Piala Siwo PWI bulan lalu.

Betapa tidak, mengusung skema yang sedang trend saat ini, arahan asisten pelatih fisik Timnas Indonesia, Alex Aldha Yudi bersama King Prima dan Rian Damara, Tim SKO Sumbar turun dengan formasi 3-4-3.

Kalau diperhatikan melalui akun Instagram-nya, Tim SKO Sumbar ini terbiasa dengan formasi 4-3-3 atau 4-1-2-3. Namun dilaga ujicoba melawan Semen Padang FC mereka tampil sedikit berbeda dengan formasi 3-4-3.

Namun memang tim yang dihadapi adalah tim yang sarat pengalaman, Semen Padang FC, tim yang tengah dipersiapkan untuk Liga 2 Indonesia 2021 dengan target promosi ke Liga 1 Indonesia.

Lebih 75 persen ball possesion atau penguasaan bola milik tim kebanggaan Ranah Minang. Tapi untuk tim sekelas SKO Sumbar melawan Semen Padang FC bukan itu yang dilihat, tapi mental bermain mereka sudah mengarah ke sepakbola cepat, bersemangat, walau masih mudah kehilangan bola.

Karena memang kalah kelas. Hampir sepanjang pertandingan SKO Sumbar tampil tertekan. Mereka dipaksa tampil bertahan. SKO Sumbar yang berada dalam tekanan sepanjang laga tampak sesekali tampil dengan 5-4-1 bahkan 6-3-1.

Dan hasilnya bisa ditebak, SKO Sumbar kalah 1-3 (gol SKO : Wahyu, Semen Padang FC : Vivi Asrisal, Aldino Hedianto dan pemain trial), tapi kalau kita lihat performa lawannya Semen Padang FC dilaga kali ini. mengingatkan kita seperti pola bermain tahun 2017. Masih gampang dibaca sebenarnya.

Menguasai bola di pertengahan lapangan (hampir selalu), dari sektor bek kiri crossing kesayap kanan atau sebaliknya dari bek kanan ke sayap kiri. Semen Padang FC kurang berani bermain satu-dua padahal sudah menguasai bola hampir sepanjang pertandingan.

Tentu terlalu dini jika kita menilai peforma Semen Padang FC dilaga ini, sebab tim ini baru terbentuk. Meski masih didominasi pemain lama, namun tak sedikit pula pemain-pemain baru mereka datangkan, apalagi ini masih ujicoba pertama tim asuhan Weliansyah teraebut.

Namun sedikit catatan, belum ada upaya yang signifikan dari Semen Padang FC untuk membangun Link-Up Play dengan sabar saat built-up. Padahal Tim SKO Sumbar sudah bertahan total. Masih terlihat terburu-buru dalam merangkai dan finishing serangan.

Meski kalah, acungan jempol sepertinya masih layak untuk Tim SKO Sumbar. Meski tertekan sepanjang laga dan bahkan ketinggalan 0-2, mereka sempat memperkecil kekalahan 1-2 sebelum skor berakhir 1-3 untuk Semen Padang FC.

Sementara catatan untuk Tim SKO Sumbar, mengingatkan kita akan Akademi Sepakbola yang didengungkan PSSI, andai SKO Sumbar bersinergi dengan PPLP Sumbar, niscaya impian membentuk Akademi sepakbola sebagai pemasok bakat-bakat muda untuk sepakbola Sumbar (khususnya Semen Padang FC dan PSP Padang) bahkan, untuk tim-tim Liga 1 dan Liga 2 Indonesia atau bahkan Timnas Indonesia.

Susunan Pemain Semen Padang FC


Babak Pertama (I) Tegar Dadi Prakoso (GK), Dedi Gusmawan, Tri Rahmas Priadi, Ricky Ohorella, Risman Maidullah (belakang), M. Fahri, Rudi, Vivi Asrizal, Krismon Gustaf (tengah) Aldino, Pemain trial.


Babak Kedua (II) (pergantian masuk) Kelvin Wopy, Aulia Hidayat, Yoga Noviandre, Iqbal Bachtiar, Fadil, Vendri Mofu, Wiranto, Mario Aibekop.

○○○○

Tim bombastikkabausirah.com

Pict : 📷 tim bombastik