Bombastikkabausirah.com – Usai ditekuk Bali United 1-2 di laga kedua penyisihan Grup B Piala Presiden 2019, Pelatih Semen Padang FC Syafrianto Rusli mendapat perlakuan kasar dari oknum suporter Semen Padang.

Ia di serang karena para oknum suporter tersebut tidak puas dengan hasil pertandingan, sebab dengan kekalahan ini memastikan langkah Semen Padang FC terhenti di Piala Presiden 2019.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco menjadi saksi mata atas kajadian ini. Hal ini ia sampaikan pada saat sesi jumpa pers usai pertandingan.

“Semua saya lihat dipertandingan, dua tim bekerja keras. Saya pikir semua suporter punya apresiasi. Tapi saya lihat situasi sangat buruk untuk sepakbola Indonesia,” ujar eks pelatih Persija Jakarta tersubut.

“Setelah pertandingan ada suporter masuk lapangan untuk mencoba pukul tim pelatih. Kamu bisa lihat, saya tidak tahu pelatih kepala, asisten atau apa (yang menjadi sasaran). Tapi saya ada didepan, saya melihat, ada didekat saya, saya melihat sendiri,” lanjutnya.

Sementara pelatih Semen Padang FC Syafrianto merasa tidak tersinggung, itu malah dijadikan untuk pelecut motivasi di laga terakhir, Kamis (14/3) melawan Mitra Kukar.

“Saya rasa ini bentuk kecintaan mereka terhadap kami, yang mereka lakukan itu menurut saya wajar-wajar saja, yang sudah kami lakukan mungkin mereka tidak puas,”ujar mantan pelatih Futsal itu singkat.